VIVAnews - Mantan kiper klub Liga Serbia, Red Star Belgrade mendapat ancaman pembunuhan setelah memutuskan untuk menerima pinangan klub rival, Partizan Belgrade.
Vladimir Stojkovic harus membayar mahal keputusannya pindah dari Sporting Lisbon ke Partizan Belgrade. Kiper timnas Serbia ini langsung mendapat ancaman pembunuhan dari fans.
Bukan tanpa alasan ancaman pembunuhan itu muncul. Pasalnya, kiper timnas Serbia itu sempat membela Red Star Belgrade, tim yang tak lain adalah rival utama Partizan di kompetisi domestik Serbia. Dan pindah ke Partizan
dinilai fans Red Star sebagai bentuk pengkhianatan.
Bentuk ancaman pembunuhan yang ditujukan kepada Stojkovic adalah berita duka cita yang diposting ke forum situs olahraga beberapa hari setelah Stojkovic hijrah ke Partizan dari Sporting Lisbon. Meski membahayakan nyawanya, Stojkovic berusaha memahami kekecewaan fans Red Star.
"Tapi dengan mempublikasikan sebuah kabar duka cita, rasanya terlalu berlebihan," tandasnya seperti dikutip AP, seraya menambahkan dirinya tidak akan menyewa pengawal khusus karena ancaman ini. (Goal)