VIVAnews - Menghadapi Persipura Jayapura dalam laga perebutan posisi ketiga Piala Indonesia, Persik Kediri akan menyiapkan pola permainan terbuka.
Pelatih Persik Kediri, Agus Yuwono berharap sejak awal anak asuhnya bisa menyerang secara maksimal. Meskipun beberapa pemain Macan Putih absen dalam laga di Stadion Manahan, Solo, Sabtu sore 31 Juli 2010.
“Kita tahu Persipura merupakan tim besar. Baik pemain maupun pelatihnya juga hebat-hebat. Sedangkan Persik hanya tim debutan, underdog,” kata Agus sesuai mengawal anak asuhnya mengikuti sesi latihan di Stadion Manahan Solo.
Pendapat itu pun sangat beralasan, sebab diakuinya, Macan Putih baru pertama kali masuk ke babak semifinal Piala Indonesia. Sedangkan tim-tim lainnya yang berhasil lolos merupakan tim-tim yang sudah kondang bagus.
“Tim yang lolos ke semifinal ini memang tim yang layak juara,” ujarnya dengan nada merendah.
Untuk menghadapi tim berjuluk Mutiara Hitam ini, Agus akan menerapkan pola permainan terbuka atau ofensif. Padahal, tipe permainan ini jarang diterapkan Persik. Dirinya lebih sering menerapkan permainan bertahan dan baru kemudian menyerang.
“Kita akan main terbuka. Biasanya kita delay dan menyerang di akhir. Tetapi, kali ini kami akan melakukan penyerangan sejak awal,” terangnya.
Guna menerapkan permainan terbuka, Agus akan memasang formasi 3-4-1-2 atau 3-4-3. Walhasil, Agus pun akan memainkan dua atau tiga penyerang di depan yang bertugas membobol pertahanan lawan.
“Nanti penambahan striker tergantung kondisi permainan. Siapa yang paling siap akan kita mainkan,” tukas Agus.
Sementara itu mengenai materi pemain, Agus menyatakan jika ada beberapa pemain yang absen dalam laga ini. Meski demikian, ia akan memastikan anak didiknya untuk tampil maksimal guna memetik kemenangan.
“Kiper utama Fauzi Toldo harus absen karena mendapat kartu merah pada pertandingan lawan Arema kemarin. Jadi kami akan memasang Herman Batak. Selain itu, striker asing asal China absen. Karena, otot kakinya tertarik,” jelas Agus.
Laporan: Fajar Sodiq/Solo
31/07/2010