VIVAnews - Mantan gelandang andalan Spanyol yang memperkuat Villarreal, Marcos Senna bisa menjadi solusi mandeknya negosiasi Barcelona untuk mendapatkan kapten Arsenal, Cesc Fabregas.
Menurut Mundo Deportivo, klub Catalan itu memang sedang mengincar Senna. Gelandang jangkar 34 tahun itu akan dijadikan sebagai pendamping Sergio Busquets.
Karena Yaya Toure dipastikan sudah hijrah ke Manchester City, sehingga Barca tak punya cadangan 'gelandang pengangkut air.' Posisi Senna tak tergantikan saat mengantarkan Spanyol menjadi juara Euro 2008.
Hanya karena problem kebugaran, gelandang berdarah Brasil ini tak masuk tim Spanyol juara Piala Dunia 2010. Busquets yang menggantikan posisinya di Afrika Selatan dianggap terlalu muda dan kurang pengalaman.
Senna hanya akan mengurangi kocek Barcelona sebesar €2 juta. Tentu, itu jadi opsi sangat murah daripada mendatangkan Fabregas dengan merogoh kocek €40 juta.
Tapi jika gagal mendapatkan Senna, Barcelona akan memaksa untuk terus mengejar Fabregas. Inilah mengapa Senna menjadi kunci negosiasi alot antara Barca dan Arsenal.
Menariknya, Senna akan berada di London, Kamis 29 Juli 2010, untuk menjalani laga persahabatan kontra Tottenham Hotspur. Dan Presiden Barcelona, Sandro Rosell dijadwalkan terbang ke ibukota Inggris itu untuk melakukan negosiasi ganda, untuk Senna dan Fabregas.
Sedangkan Fabregas dan Manajer Arsenal, Arsene Wenger akan bertemu empat mata, Jumat 30 Juli 2010. Pertemuan ini disebut-sebut bisa menentukan masa depan Fabregas.