VIVAnews - Raul Gonzalez mengakhiri karirnya yang panjang bersama Real Madrid. Setelah 15 tahun dibesarkan Madrid dan memberikan berbagai trofi juara bagi Los Blancos, Raul memutuskan untuk mencari tantangan baru.
Dengan usianya yang sudah 33 sehingga sulit bersaing dengan striker yang jauh lebih muda, Raul memilih untuk meninggalkan Madrid. Apalagi sejak musim lalu saat masih ditangani Manuel Pellegrini, dirinya tak lagi menjadi starter. Raul lebih sering duduk di bangku cadangan.
Namun, Raul membantah bila kepergiannya karena kesempatan masuk tim inti makin tipis. Apalagi, ia optimistis bakal tampil lebih baik musim ini. Bahkan, pelatih anyar Jose Mourinho masih berharap Raul tak meninggalkan Madrid.
"Saya pergi bukan karena sudah sulit untuk bersaing lagi. Saya justru yakin akan bermain lebih baik lagi musim ini. Saya sudah berbicara dengan pelatih dan dia meminta saya untuk tetap tinggal. Namun, saya ingin melakukan
sesuatu yang berbeda. Saya ingin mendapatkan tantangan baru," tandasnya.
Raul juga terang-terangan memuji Mourinho. Menurutnya, pelatih asal Portugal ini sangat tepat untuk menangani Madrid.
"Saya suka dengan Jose Mourinho dan klub yang pernah ditanganinya. Saya sesungguhnya senang ditangani dia. Tapi, waktu dan tempat memang tidak tepat. Saya juga tidak akan berubah pikiran," jawab Raul yang memperkuat Madrid sejak 1994.
Raul mengantarkan Madrid memenangi titel La Liga Spanyol enam kali dan tiga kali menjadi juara Liga Champions. Pangeran Bernabeu itu membuat rekor dengan mencetak 323 gol selama 740 kali membela Madrid. (Goal)