VIVAnews - Xabi Alonso menilai pelanggaran yang dilakukan Nigel de Jong kepada dirinya sebagai salah satu yang terburuk dalam karirnya. Alonso juga mengakui tendangan kungfu gelandang Belanda itu masih menyisakan sakit pada rusuknya.
Aksi brutal De Jong ini terjadi saat Spanyol berhasil menaklukkan Belanda di partai puncak Piala Dunia 2010 lalu. Di tengah pertandingan, De Jong yang berusaha ingin menghalau bola justru menghajar dada Alonso dengan kaki kananya.
Akibat aksi brutal gelandang Belanda itu, Xabi Alonso mengaku masih merasakan sakit dan khawatir mengalami retak pada salah satu tulang rusuknya.
"Itu menjadi salah satu tekel terburuk yang pernah saya derita," ujar Alonso seperti dilansir Skysport, Selasa 13 Juli 2010.
Sebelumnya, De Jong juga mengakui jika ia merasa beruntung tak dikeluarkan wasit Howard Webb atas tendangan kungfunya itu. Meski mengakui sangat berbahaya, namun De Jong membantah jika ia sengaja ingin mencederai Alonso.
"Itu sebuah pertandingan ketat, dimana kedua tim harus punya respek. Tapi tantangan itu terlalu kasar. Itu menjadi tekel yang paling menyakitkan dalam hidup saya dan saat itu sulit untuk kembali bermain," ujar gelandang 28 tahun ini.
"Saya mungkin mengalami patah sebuah tulang rusuk, mesikupun saya tidak terlalu khawatir dengan itu," tambahnya.
Namun pengorbanan Alonso berbuah manis. Spanyol akhirnya mampu menyandingkan Euro 2008 dan Piala Dunia 2010 setelah di final berhasil menaklukkan Belanda 1-0 lewat gol Andres Iniesta.