Pilih Tim Anda
Daftar
Ribery Jadi Saksi Skandal Prostitusi Prancis
Salah satu dari pemain Prancis mengaku telah berhubungan seks dengan pelacur.
Selasa, 20 April 2010, 09:01 WIB
Edwan Ruriansyah
Berita Terkait


Franck Ribery (AP Photo/Christophe Ena)

VIVAnews - Dugaan skandal prostitusi yang dialamatkan kepada tim nasional Prancis mulai menyeret para pemainnya. Beberapa bintang Les Bleus telah diinvestigasi.

Playmaker Franck Ribery (27 tahun) dan penyerang Sidney Govou (30 tahun) didengar kesaksiannya dalam skandal yang diduga melibatkan beberapa pelacur berusia di bawah 18 tahun itu. Skandal itu terjadi di sebuah kelab malam Cafe Zaman di Champs-Élysées, Paris, beberapa waktu lalu.

Dua bintang Prancis ini hadir sebagai saksi, bukan sebagai terdakwa, sehingga belum dikenai ancaman hukuman apa pun.

Menurut Telegraph, salah satu dari mereka mengaku telah berhubungan seks dengan seorang pelacur kelahiran Maroko. Tapi, mereka menyatakan tak tahu jika wanita penghibur itu berusia di bawah 18.

“Semua bergantung kepada Hakim Andre Dando untuk memutuskan apakah akan menuntut mereka atau tidak,” kata salah satu penyidik yang menolak disebut namanya seperti dilansir Telegraph.

Di Prancis, berhubungan seks dengan seseorang di bawah umur tergolong tindakan pidana yang diancam dengan hukuman tiga tahun penjara dan denda 45 ribu euro.

Dua anggota tim nasional Prancis lainnya: satu bermain di klub Spanyol dan satu lagi di klub Prancis Selatan, juga telah dimintai keterangan oleh kepolisian Paris.

Dalam kasus ini, seorang mucikari yang dikenal dengan sebutan “Abou” telah ditangkap, pekan lalu. Kepala kelab malam Café Zaman yang menjaga privasi para pemain Prancis itu serta dua mucikari lainnya juga telah ditahan aparat. Tak cuma itu, agen sang pemain juga telah dimintai keterangan.

Ribery & Govou

Ribéry dikenal sebagai salah satu pemain kunci Prancis saat ini. Playmaker klub Jerman, Bayern Munich, ini sering disebut-sebut sebagai Les Nouveau Zidane alias Zinedine Zidane baru karena sama-sama hebat dan juga seorang Muslim.

Pemain yang juga sering disebut sebagai Scarface karena wajahnya yang codet akibat kecelakaan ini bergabung dengan Bayern dengan transfer 25 juta poundsterling dari klub Prancis, Olympique Marseille, pada 2007. Ribery sejak lama digosipkan akan dipinang klub Inggris, Chelsea.

Ribéry yang beragama Islam menikah dengan wanita Prancis berdarah Aljazair, Wahiba. Pasangan ini telah memiliki dua orang anak perempuan.

Pengacara Ribery, Sophie Bottai, menyebut kliennya hanya dimintai keterangan tentang hubungan dia dengan pihak penyelenggara acara itu. Tapi, ia menegaskan bahwa Ribery tak pernah berhubungan seks dengan pelacur.

Sedangkan Govou dikenal sebagai pemain sayap (winger) klub Prancis, Olympique Lyon. Ia masih berstatus single tapi memiliki anak perempuan berusia 5 tahun.

Penasihat hukum Govou, Thierry Braillard, juga menyangkal kliennya bersalah. “Klien saya hanya ingin bilang tak punya hubungan dengan mucikari di acara itu. Sidney Govou juga tak pernah menginjakkan kaki di Café Zaman di Paris.”

Jika tuduhan ini terbukti benar, maka skandal ini terjadi sungguh di saat yang tidak tepat buat tim nasional Prancis. Skandal ini terjadi hanya dua bulan sebelum Piala Dunia 2010 digelar di Afrika Selatan.

Sebelumnya, lolosnya Prancis ke Afsel juga memicu kontroversi. Striker Thierry Henry terbukti memegang bola sebelum mencetak gol kemenangan ke gawang Irlandia dalam laga playoff, meski insiden itu luput dari mata wasit. (Sumber: Telegraph | KD)


• VIVAbola   |   Share :  
Rating
KOMENTAR ANDA
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau  
belum memiliki akun vivanews? silahkan mendaftar 
Loading Klasemen...
Loading...
man of the match
Giggs Pemain Terbaik Era Premier League
Giggs mencetak berbagai rekor sejak Premier League digulirkan pada 1992.
soccertainment
Barack Obama Tahu Banyak Soal Beckham
"Dia adalah pria langka yang memiliki brand pakaian dalam sendiri."