VIVAnews - Persib Bandung harus menelan kekalahan 0-3 saat bertandang ke markas PSPS Pekanbaru, Minggu, 21 Maret 2010. Ini merupakan kebobolan paling banyak yang dialami oleh kiper Markus Horison sejak bergabung dengan Maung Bandung.
Duel kontra PSPS merupakan duel tandang perdana Markus bersama Persib. Sayang, saat tampil di Stadion Rumbai, Pekanbaru, Markus justru kebobolan tiga gol.
Gol pertama dicetak oleh Cyril Emile Tchana pada menit ke-24 lewat sebuah tendangan keras yang gagal diantisipasi Markus. Hanya tujuh menit berselang, Markus melakukan blunder dengan meninggalkan sarangnya untuk menghadang pergerakan strike M Isnaini.
Namun dengan cerdik, striker tuan rumah itu mampu mengecoh Markus untuk selanjutnya menggiring bola ke kotak penalti Persib. Markus kembali mengejar Isnaini dan menambarkan di dalam kotak penalti. Aksi ini berbuah penalti yang sukses dieksekusi oleh Herman Dzumafo.
Semenit menjelang pertandigan usai, gawang Markus kembali kebobolan. Markus kembali gagal menghadang tendangan keras gelandang Risdianto. Skor berakhir 3-0 untuk kemenangan PSPS.
"Markus terlalu sering keluar dari sarangnya. Dia terlalu percaya diri. Ini yang membuat antisipasinya terhadap serangan lawan jadi berantakan," kata Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis saat dihubungi VIVAnews, Senin, 22 Maret 2010.
Markus sendiri adalah harapan baru bagi Bobotoh-pendukung Persib-setelah Sinthaweechai Kosin Hathairattanakool kembali ke Thailand. Kiper timnas Negeri Gajah Putih itu harus kembali ke klub lamanya, Choinburi.
Kosin terakhir kali memperkuat Persib saat mengalahkan Persisam 2-0, Sabtu, 20 Februari 2010. Kosin meninggalkan lapangan pada menit ke-86 dan digantikan oleh Markus yang sukses mengamankan gawangnya hingga pluit panjang dibunyikan.
Penampilan penuh Markus sebenarnya baru dimulai saat Persib menjamu Bontang FC, di Stadion si Jalak Harupat, 11 Maret 2010. Pada pertandingan ini gawang Markus sudah bobol saat pertarungan baru berjalan 1 menit. Tendangan keras Kenji Adhachihara
tak mampu dibendung oleh Markus.
Beruntung Persib mampu membalik keadaan. Masing-masing lewat gol Christian Gonzales (74') dan Hilton Moreira (83').
Di dua pertandingan berikutnya, Markus justru tampil gemilang. Dia berhasil menjaga gawangnya tidak kebobolan saat bertemu mantan timnya, Arema Indonesia (14/3), dan Persema Malang (17/3). Duel ini berakhir dengan skor 1-0 dan 4-0 untuk kemenangan Persib.
Tak hanya Markus yang menjadi sorotan akibta kekalahan lawan PSPS. Pemain-pemain lainnya juga akan dievaluasi oleh jajaran pelatih, termasuk lini belakang yang kurang disiplin dalam menjalankan tugasnya.
"Kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh sebab menurut pengamatan kami, seluruh pemain memang tampil di bawah form-nya saat bertemu PSPS," tandas Robby.