VIVAnews - Manajer Arsenal, Arsène Wenger menolak disebut menjiplak pola 4-3-3. Formasi yang kini identik dengan jagoan Spanyol, Barcelona.
Sang Profesor asal Prancis itu menyebut telah menggunakan pola 4-3-3 sebelum datang di Arsenal. Wenger pernah memakainya saat menangani klub negaranya, AS Monaco era 1987-1994. Ia justru mengubah pola kesukaannya menjadi 4-4-2 saat datang ke Arsenal.
Arsenal akan berjumpa dengan juara bertahan Barcelona di perempat final Liga Champions. Sukses besar musim lalu dengan pola 4-3-3 mengidentikkan Barca dengan sistem itu. Dan kini Arsenal dituduh telah mencontek pola itu guna beradaptasi dengan Barca.
"Saya memainkan 4-3-3 sebelum Barcelona. Saya memainkan 4-3-3 di Monaco. Dan saya rasa Barca tidak menciptakan sistem itu. Sistem itu milik Belanda," kata Wenger kepada Sky Sports.
"Johan Cruyff membawanya ke Barcelona. Belanda telah memakai sistem itu pada Piala Dunia Jerman 1974," lanjut Wenger.
Pria 60 tahun itu mengubah pola 4-4-2 Arsenal menjadi 4-3-3 sesuai dengan kondisi pasukannya kini. Menurutnya, kondisi skuat The Gunners mengharuskannya untuk memakai pola itu.
"Kualitas pemain kami lebih memungkinkan memakai pola itu. Ini cocok buat (Cesc) Fabregas, juga (Robin) van Persie bisa bermain dengan peran lebih bebas di depan," kata Wenger lagi.
"Kami punya banyak pemain serbabisa sehingga tak lagi memakai pola 4-4-2. Pola baru memberikan kesempatan agar kami lebih kreatif," tutup Wenger.
Jangan-jangan pola 4-3-3 versi Arsenal ini bisa meredam 4-3-3 milik Barcelona. Serupa tapi tak sama, dan menjadi antitesis Arsenal membalaskan dendam kekalahan di final Liga Champions 2006.