VIVAnews - Sekretaris Umum (Sekum) Pengprov PSSI Papua, Usman Fakaubun berharap Kongres Sepakbola Nasional (KSN) tidak mengarah kepada pelengseran Nurdin Halid dari jabatannya. Sarasehan yang digagas oleh Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono ini akan digelar di Malang, akhir Maret mendatang.
"Kita menyambut baik digelarnya KSN ini. Namun, kami tidak mau ada wacana pemakzulan pada acara ini," kata Usman kepada wartawan di sela-sela rapat pleno PSSI dengan seluruh Pengprov di Hotel Gran Melia, Kuningan Jakarta, Kamis 18 Maret 2010.
Usman menambahkan, pihaknya akan tetap menerima rekomendasi asal tidak mengarah kepada perombakan pengurus PSSI. Pergantian pengurus sendiri menurutnya sudah punya mekanisme yang harus dihormati semua pihak.
"Kepengurusan PSSI saat ini sampai 2011. Kalau mau pergantian, tunggu saja sampai kongres," katanya.
Sikap Usman bertolak belakang ketika Persipura Jayapura dinyatakan kalah WO dari Sriwijaya FC di final Copa Indonesia 2008/2009. Demi membela Persipura, Usman sempat mendesak Nurdin lengser dari jabatannya.
Nurdin dinilai harus bertanggungjawab atas peristiwa itu. Tak hanya itu, Usman juga mengancam akan memisahkan diri dari PSSI bila Persipura mendapat hukuman atas kejadian tersebut.
"Saat itu kalau tidak berkomentar seperti itu, kantor Pengprov Papua terancam dirusak massa," katanya.
Lebih lanjut Usman juga meminta agar PWI sebagai salah satu penyelenggara KSN bertindak netral. "Seperti PWI yang harus loyal kepada pengurus pusat, pengprov juga harus bersikap seperti itu," tandas Usman.
Desakan untuk melengserkan Nurdin mencuat jelang KSN. Sederet nama calon pengganti Nurdin bahkan sudah mulai bermunculan, seperti Sutiyoso, Arifin Panigoro, dan EE Mangindaan.
18/03/2010