VIVAnews - Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) sedang melakukan konsolidasi dengan seluruh anggotanya. Namun langkah ini bukan merupakan upaya untuk merapatkan barisan sebelum menghadiri Kongres Sepakbola Nasional (KSN), 30-31 Maret 2010.
Hal ini ditegaskan oleh Ketua PSSI, Nurdin Halid saat bertemu dengan wartawan
di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Rabu, 17 Maret 2010. Menurut Nurdin konsolidasi yang dilakukan oleh PSSI hanya berkaitan dengan kelanjutan pedoman dasar baru yang harus dijalankan oleh pengprov PSSI di seluruh Indonesia.
"Sekarang PSSI sedang melakukan konsolidasi tentang kelanjutan statuta atau pedoman dasar daripada masing-masing pengprov PSSI. Jadi seluruh Indonesia kan harus melakukan musyawarah daerah (musda) pelantikan dan rapat kerja daerah (rakeda)," kata Nurdin.
"Rakerda bertujuan untuk mensosialisasikan pedoman dasar baru pengprov PSSI. Selanjutnya, baru pengcab dan klub. Dan seluruhnya sudah hampir selesai," tambahnya.
Selain berkaitan dengan pedoman dasar baru, PSSI juga melakukan konsolidasi terkait pembinaan usia muda yang merupakan program dari Badan Pembinaan dan Pengembangan Pemain Usia Muda (BPPUM). Program ini rencananya akan melibatkan masing-masing pengprov PSSI yang ada di Indonesia.
PSSI sendiri rencananya akan mengumpulkan ke-33 Pengprov PSSI di Jakarta, Kamis, 18 Maret 2010. Namun Nurdin membantah pertemuan ini sebagai salah satu upaya PSSI untuk merapatkan barisan jelang Kongres Sepakbola Nasional (KSN) 2010.
"Itu (PSSI melakukan konsolidasi jelang KSN) hanya praduga saja. Agenda kita semuanya sudah terprogram. Kapan harus musda, rakerda, sudah ditentukan oleh Kongres sebelum adanya wacana KSN ini," kata Nurdin.
"Besok kita memanggil seluruh pengprov PSSI hanya untuk membahas kelanjutan mengenai program BPPUN," lanjut Nurdin.
Desakan untuk melengeserkan Nurdin sedang mencuat jelang digelarnya KSN akhir Maret ini. Nurdin dianggap bertanggungjawab terhadap kegagalan yang diderita oleh timnas dalam berbagai even belakangan ini.
Beberapa nama calon pengganti Nurdin pun bahkan telah muncul ke permukaan. Antara lain, Arifin Panigoro, Sutiyoso, dan EE Mangindaan.
Menghadapi keadaan ini, Nurdin mengaku tidak panik. Sebaliknya, Nurdin menyambut baik banyaknya nama yang mulai bermunculan.
"Saya sangat senang dengan banyaknya nama calon ketua umum yang muncul. Ini berarti pihak yang mau mengurusi PSSI," katanya.
"Namun semuanya tentu harus melalui mekanisme yang ada. Silahkan saja mereka mencalonkan diri saat kongres PSSI 2011 mendatang," tandas Nurdin.