VIVAnews - Kekalahan menyakitkan Chelsea dari Inter Milan mencuatkan rumor digoyangnya kursi Manajer Carlo Ancelotti. The Blues dipaksa menyerah 1-0 pada leg 2 babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge.
Kekalahan itu membuat The Blues harus tersingkir dari babak 16 besar Liga Champions dengan agregat 3-1. Inter sebelumnya mengantongi kemenangan 2-1 di Giuseppe Meazza.
Ancelotti sendiri mengakui bahwa kekalahan dari pasukan Jose Mourinho adalah pukulan besar baginya. Pasalnya, di tengah ambisi untuk mendatangkan trofi Liga Champions, The Blues kembali gagal.
"Ini normal bahwa seorang manajer akan merasa di bawah tekanan jika kalah dalam beberapa pertandingan," kata Ancelotti seperti dilansir dari Tribal Football, Rabu 17 Maret 2010.
"Saya menyesal tidak bermain baik. Tapi, saya telah bekerja menjadi pelatih dalam waktu yang lama dan tahu situasi seperti ini," terang Ancelotti.
Pelatih asal Italia itu mengakui, tersingkirnya The Blues dari Liga Champions akan membawa beban moral tersendiri untuk pertandingan-pertandingan Chelsea berikutnya.
"Kita harapkan agar kekalahan ini justru menjadi motivasi yang baik untuk laga-laga berikutnya," harap Ancelotti.
Chelsea masih mempunyai kesempatan untuk menyabet dua gelar musim ini di bawah asuhan Ancelotti. Tentu saja, trofi Liga Inggris dan Piala FA masih menjadi harapan Chelski.