VIVAnews - Jose Mourinho berhasil membuktikan jika Stamford Bridge masih menjadi 'kerajaannya.' Meski datang bersama Inter Milan sebagai lawan, Mourinho tetap sukses menaklukkan bekas klubnya, Chelsea.
Inter sukses melaju ke babak delapan besar setelah berhasil memenangkan leg 2 dini hari tadi. Gol semata wayang Samuel Eto'o membuat Inter unggul dengan agregat 3-1.
Menariknya, Mourinho seperti tahu betul menjaga perasaan pemain-pemain Chelsea yang pernah bekerja di bawah rezimnya. Tak heran jika saat disinggung mengenai akibat kekalahan The Blues, allenatore Inter ini lebih memilih dua nama yang tak terlalu familiar dengan dirinya.
"Saya melihat keraguan, Branislav Ivanovic dan Yuri Zhirkov tidak tahu apakah ingin menyerang atau tetap bertahan. Itu jelas masalah mereka. Chelsea frustrasi karena hari ini Inter tim yang lebih baik," ujar Mourinho seperti dilansir Eurosport.
"Hari ini saya bukan The Special One bagi Chelsea, tapi di Inter saya spesial. Hari ini saya musuh, tapi itulah kehidupan," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Mourinho juga mengaku sangat senang beberapa orang di Chelsea masih menganggap dirinya sebagai bagian dari mereka. Pelatih asal Portugal ini mengaku menerima biskuit favoritnya dari steward pada pertandingan itu.
"Dia memberikan ini kepada saya selama tiga tahun dan hari ini juga," candanya.