Pilih Tim Anda
Daftar
Mourinho Senang dan Sedih Jadi Satu
Ia tak mau merayakan kemenangan timnya secara terbuka.
Rabu, 17 Maret 2010, 07:41 WIB
Irvan Beka

Berita Terkait
Jose Mourinho (kanan) menutup mukanya saat pertandingan di Stamford Bridge (AP Photo/Sang Tan)

VIVAnews - Manajer Inter Milan Jose Mourinho meninggalkan lapangan sebelum wasit meniupkan peluit tanda pertandingan berakhir berbunyi. Ia tak mau merayakan kemenangan timnya secara terbuka.

Inter, Selasa, 16 Maret 2010, menang 1-0 berkat gol tunggal Samuel Eto'o. Mereka lolos ke perempat final dengan agregat 3-1.

"Saya sangat senang karena saya menang. Saya tidak begitu senang karena Chelsea kalah. Saya sangat senang karena para pemain saya senang, pendukung kami senang, presiden senang dan karena saya bekerja keras mempersiapkan tim untuk pertnadingan ini," kata Mourinho dengan gaya bicaranya yang khas, seperti diberitakan Mirror.

"Saya merayakan kemenangan di ruang ganti. Ini kemenangan besar buat tim kami."

Sebelum menukangi Inter, Mourinho adalah manajer Chelsea. Dari 2004 hingga 2007 ia menjadi bagian dari The Blues dan berhasil melambungkan namanya ke jajaran pelatih elit dunia. Tak heran jika ia merasa berutang budi pada klub asal London itu.

"Sebagai profesional, kemenangan ini tentu memberikan perasaan terbaik yang bisa saya rasakan. Tapi saya tak bisa gembira karena bekas pemain saya dan juga Roman Abramovich dan juga para pendukung Chelsea harus pulang dengan perasaan sedih."

• VIVAbola

Rating
Loading Klasemen...
Loading...
man of the match
Buffon Kiper Terbaik Abad 21
Buffon mengalahkan kiper Madrid, Iker Casillas dan kiper Chelsea, Petr Cech.
soccertainment
Suami Katy Perry Ingin Jadi Direktur West Ham
Brand siap mengelontorkan dana besar untuk membeli saham West Ham.