VIVAnews - Samuel Eto'o menjadi bintang kemenangan Inter Milan di Stamford Bridge. Gol tunggalnya ke gawang Chelsea, Selasa, 16 Maret 2010, memantapkan langkah Inter ke perempat final Liga Champions.
Gol berawal dari umpan diagonal Wesley Sneijder yang berhasil dimanfaatkan Eto'o. Pemain asal Kamerun itu menggiring bola hingga kotak penalti Chelsea sambil mengalahkan Branislav Ivanovic dalam sebuah adu lari di menit 78. Tendangannya ke sudut kanan kiper Ross Turnbull mengubah kedudukan menjadi 1-0.
Kemenangan 1-0 cukup mengantar Inter ke delapan besar. Di leg pertama Inter juga menang dengan skor 2-1.
"Saya tak merasa sukses kami terjadi hanya karena gol saya. Seorang pemain tak bisa berbuat apa-apa sendirian," kata Eto'o kepada Sky usai pertandingan.
"Sneijder bermain luar biasa. Dia memberikan dua umpan penting yang membuat saya punya peluang mencetak gol. Yang pertama saya gagal menaklukkan kiper, tapi yang kedua tak meleset lagi."
Eto'o menceritakan kalau Jose Mourinho telah memintanya untuk lebih sering berada di posisi sayap.
"Sama sekali bukan masalah buat saya. Saya siap main di posisi mana pun," kata Eto'o.