VIVAnews - Kepolisian Daerah Metro Jaya menahan sedikitnya 35 suporter Persija (Jakmania) yang kedapatan membawa berbahaya. Dari tangan mereka, polisi menyita 27 senjata tajam, 50 gear motor yang terikat pada sabuk, delapan stik golf, tujuh tongkat, dan lima linting ganja.
"Setelah ditangkap, mereka yang kedapatan membawa senjata tajam dan narkoba langsung kami serahkan ke serse," kata Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Johanson Ronald Simamora, Selasa 16 Maret 2010. Sedangkan suporter yang tidak kedapatan membawa benda berbahaya diperbolehkan pulang.
Mereka diamankan saat polisi melakukan razia terhadap suporter yang menumpang atap bus saat melintas di kawasan Senayan dan depan kantor Polda Metro Jaya. Mereka kedapatan membawa benda-benda seperti celurit, parang, samurai, bambu runcing, gunting, kelereng lengkap dengan ketapel, balok kayu, pisau, minuman keras, dan ganja.
Divisi Litbang Jakmanis Jabodetabek, Pandu, mengatakan, kebanyakan Jakmania yang ditangkap tidak memiliki kartu anggota dan belum terdaftar di tingkat wilayah (Korwil). "Mereka di luar kami. Tapi bagaimanapun mereka nanti akan kami bina. Kalau Jakmania yang benar tidak sampai membawa senjata tajam dan tidak mau berkelahi. Mereka benar-benar mau nonton pertandingan," katanya.
Karena apabila Jakmania yang sudah masuk keanggotaan akan melaksanakan kewajibannya sebagai suporter yang baik. Jakmania tersebut tidak akan mau berulah dan selalu datang lebih awal sebelum pertandingan dimulai. "Karena mereka sudah beli tiket, jadi benar-benar mau menonton. Berbeda dengan yang diamankan sekarang ini. Mereka datang tapi untuk senang-senang saja," ujarnya.
Salah seorang koordinator sub wilayah dari Kampung Ambon, Jakarta Timur, Dede Kurniawan, mengaku tidak tahu menahu jika di dalam angkot yang dia tumpangi ditemukan banyak Senjata tajam. "Repot juga. Sebenarnya waktu kami berangkat, anak buah saya nggak ada yang bawa senjata tajam. Tapi waktu di tengah jalan, banyak Jakmania di luar kelompok saya yang memaksa bergabung, ya mungkin bisa jadi dari mereka," ucapnya.
17/03/2010
17/03/2010
16/03/2010
16/03/2010