VIVAnews - Jelang 'pulang kandang' ke Stamford Bridge, Jose Mourinho menyuarakan janji pada Chelsea. Sebagai mantan pelatih The Blues yang kini melatih Inter Milan, Mourinho tidak akan merayakan gol secara berlebihan.
Janji itu ia ucapkan dalam jumpa pers sebelum pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Berbicara di London, Mou melakukan hal itu karena hubungannya yang erat dengan The Blues.
"Saya tidak bisa melakukannya (selebrasi) di Chelsea. Tanpa mengurangi rasa hormat, bila kami menang selebrasiku akan ditahan," kata Mou -sapaannya- seperti dilansir Sporting Life, Senin 15 Maret 2010.
"Tapi jangan bingung antara kontrol emosi ini dengan profesionalisme. Jangan bingung juga antara emosi kontrol ini dengan keinginan untuk menang," tegasnya.
Anak asuh Mou memang berpeluang lebih besar lolos ke babak perempat final Liga Champions musim 2009-2010. Sebab di leg pertama, Inter unggul 2-1. Artinya, cukup menahan imbang The Blues 0-0 di Stamford Bridge, maka Inter melenggang ke perempat final.
Untuk bisa melakukan hal itu, Mou siap melepas ikatan kuatnya dengan para pemain The Blues. "Selama 90 menit saya tidak akan mengenal siapa pun. Sebelum pertandingan, saya kenal dan mencintai semua orang (di Chelsea). Tapi selama 90 menit saya tidak akan kenal siapa pun," tegasnya.
Selama tiga tahun melatih The Blues, Mou memang dikenal dekat dengan para pemain The Blues. Bahkan ketika ia hijrah ke Italia, striker Didier Drogba sempat merajuk minta diajak. Uniknya, di pertandingan Rabu dini hari WIB nanti, Drogba malah dijadikan starter untuk menggebrak jala Inter.