VIVAnews - Chief executive Manchester United, David Gill, menepis kabar tidak sedap soal masalah keuangan. Menurutnya, keadaan Setan Merah saat ini baik-baik saja.
Malah, MU baru saja menjalin kerjasama menguntungkan dengan Turkish Airlines, Senin 15 Maret 2010. Kerjasama ini membuat MU berhak atas keuntungan finansial dan juga transportasi untuk perjalanan Eropa plus tur musim panas.
"Orang menyangka kami memiliki masalah finansial. Kami yakin ini bukanlah situasi yang benar." kata Gill seperti dilansir Sporting Life, Senin 15 Maret 2010.
"Kami merasa nyaman dengan strategi bisnis yang sehat dan akan bertahan lama untuk tahun-tahun ke depan," tegasnya.
Salah satu indikasi kalau MU tidak memiliki masalah keuangan, kata Gill, adalah prestasi Setan Merah itu sendiri. Klub yang diasuh oleh Sir Alex Ferguson ini masih panen berbagai prestasi. Dengan begitu keuntungan komersial akan terus berdatangan ke Old Trafford.
Gill menggambarkan situasi itu sebagai 'menghasilkan keuntungan finansial yang signifikan'. Hasil keuntungan itu nantinya akan diputar kembali melalui pembelian pemain, perbaikan lapangan, tempat latihan, atau perpanjangan kontrak dan gaji pemain.
"Kami punya 333 juta pengikut dan kemarin baru saja merayakan 100 tahun kebesaran Stadion (Old Trafford). Sejarah kami dan warisannya bisa membawa banyak hal," kata Gill lagi.
Penjelasan ini secara langsung membela pemilik MU, keluarga Glazer. Akhir-akhir ini keluarga asal Amerika Serikat itu dituding jadi penyebab melilitnya utang di tubuh MU. Bahkan Glazer membuat pusat latihan MU di Carrington terjual.
Dalam pernyataannya beberapa waktu lalu, keluarga Glazer juga membuka kemungkinan penjualan stadion Old Trafford.
Sebagai bentuk protes atas kepemimpinan keluarga ini, para fans MU menggunakan syal dan baju berwarna hijau-kuning.
• VIVAbola