Pilih Tim Anda
Daftar
Persebaya Kandas di Kandang PSM Makassar
Di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, PSM menang dengan skor 2-0.
Senin, 15 Maret 2010, 06:10 WIB
Zika Zakiya

Berita Terkait
Persebaya (Adi Sesotya/GOSport)

VIVAnews - Tuan rumah PSM Makassar berhasil mengamankan tiga poin saat menjamu Persebaya Surabaya dalam lanjutan Super Liga Indonesia (ISL) 2009/2010, Minggu, 14 Maret 2010. Tampil di hadapan sekitar 20 ribu pendukung fanatiknya di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, PSM menang dengan skor 2-0.

Gol pertama PSM diciptakan oleh Osvaldo Moreno di menit 55. Striker PSM asal Paraguay ini mencetak gol melalui pinalti, setelah bola menyentuh tangan Takotshi Uchhida di dalam garis putih.

Keberhasilan mencetak satu gol, menambah daya gedor Syamsul Chaeruddin cs. Hasilnya terlihat lima menit kemudian, atau di menit ke-60, pemain bertahan asal Korea Selatan, Joo Ki Hwan berhasil menggandakan kemenangan PSM menjadi 2-0.

Gol pemain bernomor punggung 32 ini memanfaatkan kemelut di daerah gawang dan mencetak gol melalui punggungnya setelah menerima bola dari hasil tendangan sudut yang dilakukan Rendy Siregar. Gol tersebut bertahan hingga wasit Najamuddin Aspiran meniup peluit tanda berakhirnya petandingan.

Menanggapi kemenangan PSM tersebut, Asisten Pelatih PSM Makassar Tony Ho mengakui, jika grafik permainan anak asuhnya makin membaik.

”Malam ini permainan anak-anak semakin baik, sehingga kami berhasil mempersembahkan kemenangan,” kata Tony Ho saat menggelar jumpa pers di Stadion Andi Mattalatta.

Pujian serupa juga disampaikan Pelatih Persebaya Surabaya Rudy Keltjes. Dikatakannya, PSM malam ini bermain cukup bagus, utamanya empat pemain asing yang dimiliki oleh tim Juku Eja yang terlihat sangat menonjol dan mau bertarung. Sebaliknya, ia juga memprotes terjadinya gol kedua bagi PSM Makassar.

”Garis putih sepajang tiga meter merupakan hak penuh penjaga gawang. Namun pada malam ini, yang terlihat adalah pemain datang melabrak penjaga gawang yang melakukan penyelamatan dan bola masuk ke gawang. Tapi bola itu disahkan menjadi gol,” kata Rudy dengan nada tinggi.

Rudy juga mengaku akan mengevaluasi permainan anak asuhnya. Sebab ia melihat adanya jarak yang begitu jauh antara penyerang dengan pemain bertahan.

Menurut Rudy, sejumlah kesalahan saat melakukan serangan terjadi di bagian tengah. ”Dengan adanya gap, maka yang paling kerepotan adalah pemain tengah, karena harus menjembatani striker dan pemain bertahan,” tambahnya.

Informasi yang dihimpun VIVAnews, tambahan tiga poin ini, berhasil menggantikan posisi Persebaya di urutan 12. PSM saat ini berhasil mengumpulkan 28 poin dari 24 pertandingan, masing-masing 7 kali menang, 7 kali seri dan 10 kali kalah.

Rahmat Zeena/Makassar

• VIVAbola

Rating
KOMENTAR ANDA
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau  
belum memiliki akun vivanews? silahkan mendaftar 
Loading Klasemen...
Loading...
man of the match
Buffon Kiper Terbaik Abad 21
Buffon mengalahkan kiper Madrid, Iker Casillas dan kiper Chelsea, Petr Cech.
soccertainment
Tomoyuki Sakai Temukan Jodohnya di Indonesia
Sang kekasih Megumi Tomikawa kini menjadi suporter setia Tomoyuki Sakai.