VIVAnews - Kembalinya pelatih Inter Milan Jose Mourinho ke Stamford Bridge dalam laga kedua babak 16 besar Liga Champions akan menjadi malam yang penuh emosional bagi dirinya. Mou sepertinya belum bisa melupakan kenangan manis dan pahit di markas The Blues tersebut.
“Saya tidak bisa menyembunyikan perasaan saya, bahwa Chelsea pernah menjadi bagian yang sangat penting dalam hidup saya,” kata Mourinho seperti dilansir dari Goal, 14 Maret 2010.
“Saya tidak akan berjalan melintasi stadion karena masih merasakan emosi dengan banyaknya kerumunan suporter. Saya hanya akan duduk di tempat para pemain cadangan dan melihat permainan,” kata Mourinho.
Mourinho terakhir meninggalkan The Blues pada September 2007. Sebelumnya, ia berhasil mempersembahkan gelar Liga Premier berturut-turut pada tahun 2005 dan 2006.
Kenangan manis itulah rupanya yang belum bisa dilupakan Mourinho. Meski kenyataanya, Mourinho juga pernah menelan pil pahit setelah didepak dari Stamford Bridge.
Meski hatinya pernah tergores, Mou berjanji akan mengawal anak asuhnya dengan sepenuhnya. “Para pemain Inter yang akan bermain di lapangan, dan saya berada diluar. Mereka jauh lebih penting dari pada saya,” tegas Mourinho.
Kedatangan Mourinho ke markas Chelsea sendiri membawa keuntungan 2-1 pada leg pertama saat kedua tim bermain di Giuseppe Meazza. Jika Inter mampu memaksimalkan keuntungan tersebut, Inter pantas lolos ke babak 8 besar atau perempat final.