VIVAnews - AC Milan tertunduk lesu setelah dikalahkan Manchester United 0-4 di leg 2 babak 16 besar Liga Champions, Rabu 10 Maret 2010 (Kamis dini hari WIB). Hasil itu mendepak Milan dari persaingan dengan agregat 2-7.
Bukan cuma hasil yang disorot, tapi juga penampilan anak asuh Leonardo yang berantakan. Gol pertama MU dari Wayne Rooney di menit 13 jelas terjadi karena kesalahan lini belakang Milan.
Striker gempal itu menyarangkan bola lewat sundulan yang harusnya bisa diatasi Alessandro Nesta cs. Apalagi di saat umpan datang, ada enam pemain Milan yang mengelilingi Rooney.
Gol kedua di menit 46 juga tidak jauh berbeda. Tusukan Nani dari sisi kanan pertahanan Milan gagal ditutup oleh Rossonero.
Rooney dengan bebas berlari ke kotak penalti dan menyarangkan gol kedua Setan Merah. Dua gol MU berikutnya tak bisa dicegah. Park Ji-sung dan Darren Fletcher menyumbang gol di menit 59 dan 88.
"Menganalisa pertandingan sekarang tampaknya sudah tidak bisa lagi. Ada banyak alasan mengapa kami bisa kalah seperti ini. Terutama karena Manchester United dalam penampilan terbaiknya," kata Leonardo seperti dilansir Sky Sport.
"Tadinya kami bayangkan pertandingan akan berlangsung bukan seperti ini. Tapi, cedera (pemain) membantu hasil akhir pertandingan," keluhnya lagi.
Tersingkirnya Milan di Liga Champions membuat pasukan Kota Mode itu hanya berharap dari gelar Serie A. Saat ini, Nesta cs berada di peringkat 2 klasemen sementara dengan 55 poin. Lebih sedikit empat poin dari Inter Milan yang berada di puncak.