VIVAnews - Persema Malang mendapatkan perlawanan hebat saat menjamu Arema Indonesia di derby yang digelar di Stadion Gajayana, Selasa, 8 Maret 2010. Misi Persema untuk membalas kekalahan di pertemuan pertama tak semudah membalikkan telapak tangan.
Pendukung Persema sempat girang ketika di menit ke-15, tim kesayangan mereka sudah bisa unggul. Tendangan kaki kiri Siswanto tepat di garis kotak penalti menusuk pojok kanan gawang Arema yang dikawal Kurnia Meiga.
Arema langsung merespons ketinggalan dengan melakukan tekanan ke area pertahanan Persema. Hasilnya sudah didapat di menit 32 ketika tendangan Esteban Guillen menggetarkan gawang Persema yang dikawal Sukasto.
Pada menit 42, Sukasto harus ditarik keluar karena cedera setlah berbenturan dengan seorang pemain Arema. I Komang Putra masuk sebagai pengganti dan hingga jeda skor tetap 1-1.
Pada babak kedua Arema makin menunjukkan jati dirinya sebagai pemuncak klasemen sementara. Pasukan yang dilatih Robert Rene Albert itu melesakkan dua gol tambahan ke gawang Persema.
Di menit ke-57, Roman Chmelo memanfaatkan bola liar yang gagal dihalau sempurna oleh Munhar. Dengan satu sontekan Chmelo mengubah kedudukan menjadi 2-1. Gol itu adalah gol ketujuh Chmelo musim ini.
Singo Edan bisa memantapkan keunggulan lewat gol Ridwan. Gol ini terjadi berkat umpan silang Esteban Guillen. Skor 3-1 untuk Arema bertahan sampai pertandingan selesai.
Tambahan tiga poin menjadikan Arema mengoleksi 48 angka. Sedangkan Persema tetap dengan 34 poin.