VIVAnews - Manchester United berada di atas angin saat meladeni AC Milan di leg kedua babak 16 besar Liga Champions, Rabu 10 Maret 2010. Di pertemuan pertama di San Siro dua pekan sebelumnya MU unggul 3-2.
Gelandang gaek MU Paul Scholes mencetak satu gol di partai itu. Gol itu dinilainya sebagai yang terburuk yang pernah ia ciptakan.
"Gol itu mungkin adalah yang terburuk yang pernah saya ciptakan. Saya akui itu (gol) sangat mudah. Saya tadinya berniat menendang bola dengan kaki kanan tapi bola malah keluar dari kaki kiriku," kata Scholes seperti dilansir Sporting Life, Selasa 9 Maret 2010.
Memang dalam tayang ulang terlihat gol Scholes seperti 'tidak disengaja'. Selain Scholes saat itu ada tiga pemain Setan Merah di kotak penalti Milan. Scholes yang menerima umpan dari sisi kiri pertahanan Rossonero menyontek bola dengan pelan dan membuat kiper Dida salah langkah.
Dida yang berada di tengah gawang tak bisa mengejar bola yang menggelinding ke arah kanannya. Itu membuat skor imbang 1-1 sepanjang babak pertama dan jadi gol awal kemenangan MU atas Milan.
"Itu adalah gol yang kami butuhkan karena dalam 20 menit pertama kami bisa saja kebobolan tiga hingga empat gol," kata pria berambut merah itu.
Buruk atau tidak, itu sudah cukup membuat Rossonero ketar-ketir. Sebab di leg kedua esok, pasukan kota Mode ini perlu menang dengan selisih dua gol atau menang dengan setidaknya mencetak empat gol. Dengan cara itu Milan baru bisa memastikan satu tempat di perempat final Liga Champions.