VIVAnews - Persitara Jakarta Utara gagal mendapatkan izin dari pihak kepolisian untuk menggelar lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) kontra Persija Jakarta dengan penonton. Padahal, derby Jakarta ini dijadwalkan digelar pada Minggu 7 Maret 2010.
“Kami baru mendapatkan izin tanpa penonton. Kerugian sudah di depan mata. Mau bagaimana lagi, inilah kondisi sepak bola Indonesia. Polisi sudah berbeda melihat kondisi suporter dan sepakbola kita. Semoga hal ini segera mendapatkan solusi, karena sepakbola selalu menjadi korban,” ujar Fachri Sinaga, Ketua Panpel Persitara.
Sebagai catatan, pihak Gelanggang Mahasiswa Soemantri Brojonegoro, Kuningan, tak mengeluarkan izin penggunaan stadion untuk laga derby Jakarta. Pihak stadion mengkhawatirkan terjadi genangan massa di area stadion yang terletak di pusat kota itu. Itu sebabnya, Panpel Persitara mengambil inisiatif laga itu digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), namun dengan penonton.
“Menyedihkan jika pertandingan dua tim Jakarta, malah tidak bisa disaksikan oleh masyarakat Jakarta. Padahal, dua tim ini dibiayai oleh masyarakat, namun masyarakatnya sendiri tidak bisa menyaksikan,” tukasnya lagi.
Apa yang ditakutkan Laskar Si Pitung berpeluang menjadi kenyataan. PT Liga Indonesia lewat pernyataan sang CEO, Joko Driyono, membenarkan bila partai itu berpotensi untuk ditunda.
“Laga ini memang terjepit dengan situasi yang tidak kondusif dari kacamata pihak keamanan. Kami merespon agar partai ini tetap diupayakan terselenggara dengan penonton. Namun, minimnya peluang izin tanding dengan penonton di SUGBK, maka kami menyiapkan skenario penundaan pertandingan. Statusnya mungkin bakal di reschedule pada Mei nanti,” tukas Joko.
Rencana penundaan ini ditanggapi positif oleh pihak Persija. Lewat pernyataan Asisten Manajer, Ferry Indrasyarief, secara matematis Macan Kemayoran diuntungkan dari sisi pemulihan kebugaran pemain.
“Konon, Baihakki Bin Kaizan cedera perut usai membela timnas Singapura. Firman Utina dan Bambang Pamungkas kondisinya pun tak maksimal. Jadi kalau benar laga itu ditunda, keuntungan itu memang besar buat Persija, buat pemulihan pemain khususnya,” ungkap Ferry.
Laporan: Artha Tidar/GOSport