VIVAnews – Empat suporter kesebelasan Persatuan Sepak Bola Jakarta Utara (Persitara) sudah dibebaskan Polda Metro Jaya. Sebelumnya mereka diperiksa polisi karena kasus pelemparan benda keras ke arah rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
“Karena mereka masih di bawah umur. Mereka sudah dijemput orang tuanya," ujar Kepala Divisi Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Boy Rafli Amar, Kamis 4 Maret 2010.
Keempat remaja, masing-masing berinisial AD (17 tahun), BD (16 tahun), FR (15 tahun), dan AC (16 tahun).
Kasus pelemparan terjadi kemarin sore ketika ratusan suporter yang menumpang beberapa bus hendak menonton pertandingan bola di GOR Soemantri Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan.
Di Jalan tol Wiyoto Wiyono, tepatnya kawasan Rawamangun, mereka berpapasan dengan iring-iringan rombongan Presiden SBY. Nah, pada waktu itulah aksi pelemparan terjadi.
Setelah kasus itu, polisi menggiring rombongan suporter ke Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan tindakan kurang terpuji tadi.