VIVAnews - Kekalahan 0-1 Jerman dari Argentina disikapi Michael Ballack dengan perasaan kesal. Kapten Tim Panser itu melihat taktik yang digunakan Pelatih Joachim Loew 'membosankan' bagi siapa pun yang melihatnya.
Bermain di Stadion Allianz Arena, Jerman menjalani pertarungan sengit dengan Argentina. Kekalahan Ballack dan kawan-kawan dipastikan lewat gol Gonzalo Higuain pada menit ke-45.
"Kami tidak ingin bermain terlalu terbuka dan akhirnya melumpuhkan diri sendiri. Kami ingin mengambil risiko sangat kecil," kata Ballack seperti dikutip dari AS selepas pertandingan Rabu 3 Maret 2010 (Kamis dini hari WIB).
"Itu jadi pertandingan yang membosankan untuk dilihat penonton. Tapi buat kami di atas lapangan, ada hal benar yang harus kami lakukan nanti," tambahnya.
Tim Panser memang sempat coba menyamakan kedudukan di babak kedua. Jerman mendapatkan peluang emas pada menit ke-72 lewat Ballack. Tapi sayang, tandukan Ballack setelah menerima umpan silang dari Phillip Lahm tidak berbuah gol.
Pada menit-menit akhir, Jerman terus meningkatkan tempo serangan untuk mengejar ketertinggalan. Peluang emas striker Mario Gomez lewat kakinya hanya mampu melebar dari gawang Romero.
Sampai peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk Argentina tidak berubah. Hasil ini menggembirakan buat Pelatih Argentina, Diego Maradona karena bisa membalas dendam kekalahan di Piala Dunia 2006.
Sebaliknya, ini sangat memalukan buat Jerman. Karena kekalahan ini diderita di hadapan publiknya sendiri.