VIVAnews - Arsenal akhirnya berhasil membawa pulang tiga poin dari kandang Stoke City dalam lanjutan Premire League, Minggu, 28 Februari 2010. Setelah ditahan 1-1 di babak pertama, The Gunners berbalik unggul 3-1 di babak kedua.
Bertanding di Britania Stadium, tuan rumah tampil penuh semangat dan percaya diri. Di awal babak pertama, Pasukan Tony Pulis langsung mengurung pertahanan The Gunners.
Pada menit ke-8, pendukung tuan rumah akhirnya bersorak setelah Danny Pugh berhasil menjebol gawang tim tamu yang dikawal Maniel Almunia. Gol ini tercipta setelah terjadi kemelut di depan gawang Almunia.
Tekanan masih coba terus dilancarkan oleh Stoke City. Namun Arsenal pelan-pelan mulai menemukan permainannya. Bahkan pada menit ke-32, penyerang The Gunners, Nicklas Bendtner sukses menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Bendtner berhasil memanfaatkan kemelut yang terjadi di depan gawang Stoke City usai Cesc Fabregas melepaskan umpan lambung. Bendtner yang lepas dari pengawalan langsung menyambut bola tersebut dengan tandukan yang gagal dibendung kiper Stoke City, Thomas Sorensen.
Kedua tim masih terlibat jual beli serangan di sisa babak pertama. Namun hingga turun minum, skor 1-1 tak kunjung berubah.
Di babak kedua, Arsenal mulai mengambil mengambil alih jalannya pertandingan. Apalagi pada menit ke-66, tuan rumah Stoke City harus kehilangan salah seorang pemainnya Ryan Shawcross.
Ryan diusir wasit setelah mendapat kartu merah atas pelanggaran keras yang dilakukannya kepada Aaron Ramsey. Stoke pun bermain dengan 10 pemain.
Ramsey sendiri akhirnya ditandu ke luar lapangan. Tackling keras yang dilakukan oleh Shawcross telah membuat kakinya mengalami cedera serius. Posisinya pun digantikan oleh Tomas Rosicky.
Unggul jumlah pemain, Arsenal semakin meningkatkan serangannya. Namun kokohnya barisan pertahanan Stoke membuat Cesc Fabregas cs sulit mendapatkan peluang untuk mencetak gol.
Setelah melalui berbagai serangan, Arsenal akhirnya mendapat kesempatan untuk membobol gawang Stoke setelah Danny Pugh melakukan handsball di kotak terlarang pada menit ke-89.
Wasit langsung menunjuk titik putih. Cesc Fabregas yang ditunjuk sebagai eksekutor berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Skor pun berubah menjadi 2-1 untuk Arsenal.
Tak ingin kehilangan poin, Stoke mencoba untuk bangkit menyerang. Namun alih-alih ingin menyamakan kedudukan, Stoke justru kembali kebobolan di masa injury time.
Memanfaatkan kemelut di depan gawang Stoke, Thomas Vermaelen berhasil memperlebar kemenangan Arsenal menjadi 3-1. Skor ini bertahan hingga pertandingan usai.