VIVAnews - Tindakan Jose Mourinho yang melakukan tiruan diborgol dengan kedua tangannya mendatangkan kemalangan. Oleh Lega Calcio, ia didenda 40 ribu Euro dan menerima skorsing untuk tiga pertandingan, Senin 22 Februari 2010.
Namun tindakan Mou -sapaannya- dibela oleh sang agen Eladio Parames. Pria yang juga juru bicara Mou itu menyatakan kalau ada salah penafsiran dalam tindakan itu.
"Gerak tubuhnya disalahartikan. Tak ada hubungannya dengan wasit. Dia hanya ingin bilang bawa saya pergi, kurung saya, tapi timku adalah yang terkuat dan kami akan menang bahkan dengan sembilan orang," ujar sang agen seperti dilansir Football Italia.
Gerakan itu ia lakukan saat Inter bersua dengan Sampdoria dalam lanjutan Serie A, 20 Februari lalu. Dalam pertandingan itu, Mou memang harus kehilangan anak buahnya, Ivan Cordoba dan Walter Samuel, karena kartu merah.
Selepas itu, Mou melakukan gerakan tangan menyilang sebagai tanda kalau dia dan timnya adalah 'korban' dari wasit.
Bukan cuma Mou yang dikenai hukuman, tapi juga dua pemainnya Esteban Cambiasso dan Sulley Muntari. Kedua pemain ini memiliki dua tuduhan berbeda, menyerang pemain lain dan menghina wasit. Atas hukuman itu, Inter menyatakan banding untuk ketiganya.