VIVAnews - Kiper timnas Markus Horison resmi bergabung dengan Persib Bandung. Mantan kiper Arema itu akan membelah Persib hingga akhir musim 2009/2010 dengan menggunakan kostum bernomor 81.
Markus mengaku, nomor 81 hanyalah buntut dari tahun kelahirannya. Namun dia tidak memiliki alasan khusus memilih nomor tersebut. "Iseng saja milih nomor itu. Tidak ada alasan khusus juga," katanya.
Markus sendiri lahir di Pangkalan Brandan, Sumatera Utara, 14 Maret 1981. Karir kiper berkepala plontos itu mulai bersinar saat dia memperkuat PSMS Medan, 2003-2008.
Saat masih membela PSMS, Markus mengaku mengenakan kostum bernomor 20. Nomor yang sama juga digunakan saat membela Persik (2008). Sedangkan saat di Arema Markus justru mengenakan nomor 50.
"Kalau di Arema, nomor saya diberikan oleh pelatih. Saya juga tidak tahun kenapa dia milih nomor 50," katanya.
Proses penandatangan kontrak Markus dengan Persib dilakukan di kantor PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Jalan Sulanjana No 17 Bandung, Jawa Barat. Namun Markus menolak menyebutkan nilai kontraknya.
Markus memilih hengkang dari Arema karena tak setuju dengan keputusan pelatih Robert Rene Albert yang kerap membangkucadangkan dirinya. Setelah sempat terlibat 'perang dingin' Singo Edan akhirnya melepas Markus.
"Saya senang akhirnya bisa bergabung dengan Persib. Karena itu, saya akan memberikan yang terbaik kepada Persib," pungkasnya.