VIVAnews - Kepergian Firman Utina ke Persija Jakarta ternyata tak dipusingkan Fandi Ahmad. Sang Pelatih mengaku masih memiliki pelapis yang sepadan.
Firman yang yang ditransfer dari The Young Guns dengan banderol Rp 300 juta, sama sekali tak membuat Fandi pusing mendapatkan penggantinya.
“Kami sama sekali tidak memusingkan kepergian Firman ke Persija. Karena kami masih mempunyai pemain yang mampu melapisnya. Memang, Firman adalah pemain yang bagus, tapi permainannya tidak cocok untuk kami,” papar Fandi di sela-sela menemani timnya berlatih di Sawangan, Depok.
Firman yang juga pemain inti timnas Indonesia, acap kali menjadi cadangan di Pelita. Itulah yang menjadi pertimbangan Fandi dan manajemen Pelita Jaya untuk melepasnya.
“Firman adalah pemain yang bagus. Tapi di sini, dia sering kali menjadi pemain cadangan. Mungkin itu juga yang menjadi pertimbangan kami untuk menjualnya. Karena kami juga tahu, dengan seringnya ia kami cadangkan, akan mempengaruhi perannya di timnas Indonesia,” terang Fandi.
Pernyataan Fandi tentang Firman ini memang hampir serupa dengan apa yang disampaikan Direktur PT Nirwana Pelita Jaya, Rahim Soekasah di Kantor PSSI beberapa waktu lalu.
“Alasan kami menjual Firman, karena dia sering menjadi pemain cadangan di Pelita. Karena itu, manajemen dan pelatih memutuskan untuk menjualnya. Persija yang waktu itu kami hubungi, ternyata mau merekrut Firman,” kata Rahim.
Fandi ternyata masih yakin, kepergian Firman tidak akan menjadi masalah yang besar di lini tengah Pelita. “Kami tidak risaukan kepergiannya. Karena kami masih mempunyai beberapa pemain yang tak kalah bagusnya di lini tengah. Kami masih memiliki Egi Melgiansyah dan juga Jusmadi. Dengan adanya mereka, saya yakin tidak akan menjadi masalah,” serunya.
Fandi yang sebelumnya pernah diisukan akan menjadi pelatih timnas Indonesia, juga sedikit memberikan ulasannya mengapa timnya gagal pada putaran pertama Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010.
“Banyak pemain kami mengalami cedera pada putaran pertama, dan itu sangat mempengaruhi permainan kami. Bayangkan saja, di putaran pertama kami sama sekali belum pernah menampilkan semua skuat terbaik kami dalam suatu pertandingan,” imbuhnya.
“Pada putaran kedua ini, dengan sudah mulai pulihnya beberapa pemain inti, seperti Rudy Widodo dan beberapa pemain lainya, tentu akan membuat Pelita akan lebih berbeda dibanding putaran pertama. Apalagi, kami akan mendapatkan tenaga-tenaga baru pada bursa transfer kali ini,” tambah Fandi.
Laporan: Decky Jasri/GOSport
• VIVAbola