VIVAnews - Arsenal akan memetik inspirasi dari kemampuan Barcelona menyingkirkan Chelsea di semifinal Liga Champions, musim lalu. Itu akan dipraktekkan The Gunners dalam derby London, nanti malam.
Laga di Stamford Bridge ini digambarkan sebagai pertemuan tim kelas ringan dan kelas berat. Itu jika menyimak perbandingan berat badan antara skuat Arsenal dan Chelsea.
Ya, Arsenal dipenuhi pemain muda bertubuh ramping, sedangkan skuat Chelsea sangat kekar dan berotot. Bisa dibilang The Blues lebih unggul fisik dari The Gunners.
"Kami takkan terintimidasi kekuatan fisik Chelsea," sebut gelandang Arsenal, Samir Nasri seperti dilansir Daily Mail.
Kekalahan 0-3 Arsenal dari Chelsea pada pertemuan pertama di kandang, November 2009, disebut-sebut karena keunggulan fisik Didier Drogba, Frank Lampard, Michael Ballack dan John Terry.
Untuk itu, mantan Manajer Arsenal, George Graham, menyarankan agar Arsene Wenger meniru gaya permainan Barca yang terbukti ampuh menjinakkan Chelsea.
Terutama soal umpan-umpan dari para gelandang mungil. Dan Nasri pun sepakat. Karena The Gunners punya kemampuan mengalirkan bola sangat bagus lewat umpan-umpan cepat.
"Kekuatan fisik memang sangat penting. Tapi, jika kami mampu mengompensasinya dengan teknik, seperti Barcelona, saya yakin kami punya solusi. Lihatlah Xavi dan Andres Iniesta, mereka bukan monster yang mengandalkan fisik," lanjut Nasri.
Arsenal memang membutuhkan minimal hasil seri dengan Chelsea untuk terus berada di trek juara Premier League. Problem terbesar pasukan Wenger yakni mengatasi gangguan psikologis usai ditaklukkan Manchester United 3-1 di Emirates Stadium, pekan lalu.
The Gunners juga harus segera bangkit dari rekor buruk bertemu MU dan Chelsea. Dalam delapan laga terakhir, Arsenal hanya mampu memetik sekali hasil seri, sisanya kalah.