VIVAnews - Kegagalan gelandang Real Madrid, Fernando Gago hijrah ke Manchester City masih berbuntut. Kedua kubu kini terlibat aksi saling menyalahkan.
Gago batal hijrah ke City of Manchester Stadium karena terbentur deadline. GM Madrid, Jorge Valdano menyalahkan City.
"Mereka tak mempersiapkan diri melakukan transaksi. Belum satu pun dokumen ditandatangani," kata Valdano kepada El Pais.
"Mereka juga belum mengikat kesepakatan dengan pemain. Padahal, deadline tinggal 40 menit," lanjut Valdano.
Kubu Manchester City tak mau kalah. Kubu Eastlands mengaku telah melakukan prosedur dengan benar.
Padahal, diketahui bahwa City berpaling kepada Gago, 11 jam jelang deadline karena incaran utama mereka, gelandang Parma asal Kenya, McDonald Mariga gagal mendapatkan izin kerja di Inggris. Mariga akhirnya berlabuh di Inter Milan. Artinya, Gago bukan prioritas transfer tim asuhan Roberto Mancini itu.
Madrid sempat menyetujui permintaan City dengan menurunkan harga Gago menjadi 15,8 juta poundsterling. Sayangnya, ini sudah terlambat karena lewat deadline pukul 17.00 Senin, 1 Februari 2010 waktu setempat. Dan Real menolak untuk melepas Gago ke City dengan status pinjaman.
City berdalih takkan berdiskusi dengan Gago sampai disepakati oleh Madrid. Karena itu akan digolongkan sebagai pendekatan ilegal.
The Citizens juga menolak spekulasi bahwa kegagalan transfer itu disebabkan oleh kegagalan mengontak Pemilik Sheik Mansour.