VIVAnews - Sebagai pesepakbola, banyak hal dilakukan untuk menarik perhatian para penonton. Di luar skill mereka sebagai pengolah bola, ternyata para atlet ini juga tahu bagaimana caranya mengolah penampilan.
Dalam sejarah Piala Dunia ada 10 pesepakbola yang nyentrik penampilan rambutnya. Namun bukan cuma pemain, pelatih pun tak mau kalah memiliki rambut pencuri perhatian.
10. Bruno Metsu (Piala Dunia 2002)
Pelatih asal Perancis ini menukangi Senegal di Piala Dunia 2002 Korea Selatan-Jepang. Dengan rambut keriting panjang tergerai, Bruno mampu membawa Senegal ke level mengejutkan. Pasalnya ia berhasil membawa timnya membekuk Perancis di penyisihan grup dan lolos hingga ke babak
perempat final.
Itu merupakan prestasi tersendiri karena Senegal adalah negara Afrika kedua yang bisa lolos ke babak perempat final Piala Dunia setelah Kamerun di Piala Dunia 1990.
9.Tim Rumania (Piala Dunia 1998)
Di pertandingan akhir penyisihan Grup melawan Tunisia, seluruh anggota tim Rumania mewarnai pirang rambut mereka. Ditambah dengan warna baju yang berwaran kuning menyala, Dan Petrescu cs terlihat seperti 11 permen di atas lapangan hijau.
8. Cyril Makanaky & Chris Waddle (Piala Dunia 1990)
Di babak perempat final Piala Dunia 1990, Inggris bertemu dengan Kamerun. Namun bukan pertemuan keduanya yang memancing perhatian. Melainkan pertarungan gaya rambut antara Cyril Makanaky (Kamerun) dan Chris Waddle (Inggris).
Selepas laga yang dimenangi Inggris 3-2 itu, Makanaky didaulat sebagai pemain dengan rambut lebih baik. Pasanya mahkota kepala Waddle dinilai terlalu 'menghebohkan'. Bahkan sebelum melawan Jerman di babak semi final, Waddle sudah mencukur rambutnya itu.
7. Ferenc Puskas (Piala Dunia 1954)
Siapa yang tidak kenal dengan striker Hungaria dan Spanyol ini. Selain tenar dengan skill menjebol jala lawan, Puskas punya rambut khas klimis ditarik ke belakang. Rambut ini kemudian banyak ditiru orang. Bahkan jadi insipirasi rambut aktor Hollywood Michael Douglas di film Wall Street.
6. Christian Ziege (Piala Dunia 2002)
Gelandang tim nasional Jerman ini membuat mata membelalak ketika merubah rambutnya jadi model mohican di Piala Dunia 2002. Yang lebih nyentrik lagi, rambut itu diwarnai sama dengan warna negara asalnya, Jerman.

Rambut ini terbukti membawa hoki buat Ziege dan tim Panser. Mereka bisa melaju lancar hingga ke babak final untuk melawan Brasil. Sayangnya hoki itu berhenti di babak pamungkas. Ziege dan kawan-kawan kalah 0-2 dari Tim Samba.
5.Jairzinho (Piala Dunia 1974)
Rambut pemain asal Brasil ini mengikuti gaya Afro-Amerika yakni kribo. Ya, rambut yang lekat dengan Ahmad Albar itu membuat Jairzinho terlihat mencolok dibanding rekan-rekannya. Sayangnya rambut ini hanya membawa Brasil meraih tempat keempat di Piala Dunia 1974.
4. Peter Disztl (Piala Dunia 1986)
Stopper Hungaria ini memiliki tatanan rambut mirip aktor di film Star Wars.

Rambut berantakannya dipadu dengan janggut hitam keabuan yang dinilai akan menakutkan bila dilihat oleh anak-anak.
3. Ronaldo (Piala Dunia 2002)
Kepala botak dengan hanya menyisakan sedikit rambut di bagian dahi jadi icon Ronaldo di Piala Dunia 2002. Meski terlihat konyol dan tak tampan sama sekali, rambut ini membuat mantan pemain Barcelona itu digandrungi banyak wanita. Bahkan di akhir kompetisi, Ronaldo mampu membawa tim Samba jadi juara dunia untuk kelima kalinya.
2. Roberto Baggio (Piala Dunia 1994)
Baggio diingat dunia ketika gagal mencetak gol saat adu penalti di final Piala Dunia 1994 melawan Brasil. Namun, warisan mantan pemain Juventus itu bukan hanya air mata. Tapi juga rambut keriting kuncir kuda ditambah kumis tipis yang melingkari mulutnya.
1. Carlos Valderrama (Piala Dunia 1990, 1994, 1998)
100 pemain dijejerkan, Carlos Valderrama tetap akan paling mencolok. Bagaimana tidak, rambut kribo pirangnya membuat pemain Kolombia ini jadi pusat perhatian. Untungnya penampilan itu diimbangi dengan kesuksesannya untuk terus masuk dalam timnas.
Lebih hoki lagi, Valderamma bisa mewakili negaranya di tiga Piala Dunia. Secara keseluruhan, pemain dengan tinggi badan 175 cm ini sudah 111 kali membela Kolombia dan jadi salah satu pemain terpopuler di negaranya.