Pilih Tim Anda
Daftar
Badai Pegunungan Cukup 1 Poin
Kekuatan Pelita Jaya lebih lengkap ketimbang sebelumnya.
Rabu, 27 Januari 2010, 10:52 WIB
Edwan Ruriansyah

Berita Terkait
Persiwa Wamena (VIVAnews/Marco Tampubolon)

VIVAnews - Target dua poin dalam dua laga tandang Liga Super Indonesia (ISL) sudah digapai satu oleh Persiwa Wamena. Meski demikian, Badai Pengunungan tidak lantas berpuas diri.

Misi yang sama akan mereka buru ketika bentrok dengan Pelita Jaya di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Rabu 27 Januari 2010.

"Sejak berangkat dari Wamena, memang kami hanya menargetkan satu poin dalam dua laga tandang. Hal itu kami apungkan sesuai analisa kekuatan serta kelemahan tim lawan. Sekarang, target itu sudah kami dapat dari laga pertama. Tetapi, kami melihat masih ada kesempatan yang sama saat bertemu Pelita," ujar Direktur Teknik Persiwa, Joko Susilo pada GOSport.

Ketika bentrok dengan Persitara, Persiwa kehilangan bek sayap enerjik, Isak Konon. Saat berjumpa dengan Pelita, Persiwa kembali akan kehilangan pemain pilar. Kali ini, Habel Satya tak bisa merumput akibat terkena kartu merah melawan Persitara.

Sebaliknya, tentu kubu Pelita memancang target nilai sempurna. Karena hanya cara itu mereka bisa terangkat satu strip dari dasar klasemen. Itu pun jika pada hari yang sama Persitara Jakarta Utara ditahan seri atau kalah dari tamunya, Persipura Jayapura.

Kekuatan Pelita ketika menjamu Persiwa lebih lengkap ketimbang sebelumnya. Playmaker Firman Utina, Khusnul Yakin, Eduardo dan Johan Ibo dipastikan sudah bisa tampil.

Johan sudah terbebas dari hukuman akumulasi kartu kuning. Sedangkan Firman, Khusnul maupun Eduardo sudah pulih dari cedera.

"Dengan membaiknya kondisi mereka, sedikit melegakan pelatih untuk menyusun taktik dan strategi," ujar Arjuna Rinaldi, Asisten Pelatih Pelita.

Kondisi mental para pemain Pelita, kata Arjuna, sedang anjlok lantaran sulit sekali meraih kemenangan. Ia dan pelatih lainnya mengaku nyaris kehabisan akal untuk mendongkrak performa permainan Firman cs.

"Tim pelatih belum menemukan formula yang jitu untuk mengatasi permasalahan Pelita. Kami sendiri sering bingung, dalam latihan apa yang diinginan pelatih dapat. Tapi, itu hilang ketika bertanding," kata Arjuna.

Buruknya hasil yang diraih Pelita, kata Arjuna, tidak lepas dari buruknya mental pemain serta tanggungjawab yang rendah. Terkadang pemain seperti bermain untuk diri sendiri. Padahal dalam sepakbola, permainan kolektif sangat dibutuhkan untuk meraih sukses.

Keluhan Arjuna bisa diterima, karena materi pemain Pelita tergolong bagus. Materi serta persiapan mereka juga sangat bagus.

Dengan materi pemain lama sebanyak 75 persen, sudah sepatutnya Pelita menjadi sebuah tim yang paling ditakuti di pentas ISL. Namun, kenyataaan berkata lain. Pelita justru sering menjadi pecundang.

PRAKIRAAN PEMAIN
PELITA JAYA (4-4-2):
1-Dian Agus; 2-Supardi, 19-Johan Ibo, 5-Carlos Eduardo, 23-Ridwan; 15 Firman Utina, 22-Ardan Aras, 11-Esteban, 14-Yuthazak; 9-I Made Wirahadi, 17-Jajang Mulyana
Pelatih: Fandi Ahmad

PERSIWA (3-5-2): 25-Timotius Mote; 45-Christian Kono, 16-Johanes Kabagimu, 14-Yesaya Desnam; 15-Isak Konon, 23-Imanuel Padwa, 50-Erick Weeks, 17-Vendry Mofu, 10-Pieter Romaropen; 24-Foday Boakay, 9-Zisva Maco
Pelatih: Zaenal Abidin

Laporan: Daniel Siahaan/GOSport

• VIVAbola

Rating
KOMENTAR ANDA
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau  
belum memiliki akun vivanews? silahkan mendaftar 
Loading Klasemen...
Loading...
man of the match
Buffon Kiper Terbaik Abad 21
Buffon mengalahkan kiper Madrid, Iker Casillas dan kiper Chelsea, Petr Cech.
soccertainment
Tomoyuki Sakai Temukan Jodohnya di Indonesia
Sang kekasih Megumi Tomikawa kini menjadi suporter setia Tomoyuki Sakai.