VIVanews - Pemain Liverpool Ryan Babel mengadakan acara tanya jawab dengan para fans via Twitter. Dalam kesempatan itu Babel ditanya soal pendapatnya mengenai dua pemilik The Reds, George Gillett dan Tom Hicks.
Tak ada jawaban jelas yang diberikan oleh winger yang bisa berperan sebagai striker itu. Ia hanya membalas satu kalimat atas pertanyaan itu.
"Kami butuh uang," demikian jawab Babel menanggapi pertanyaan seorang fans bernama Paul Gardner.
Gardner yang memposting pertanyaan beralasan ingin tahu apakah kejadian di luar lapangan mempengaruhi pemain. Ia tadinya juga tidak mengharapkan jawaban dari Babel. Paling tidak, menurut Gardner, pertanyaan itu tidak akan dibalas sama sekali atau hanya ada kata 'iya' sebagai jawaban.
"Jawabannya tidak langsung menjawab pertanyaan. Tapi itu menunjukkan tindakan Tom dan George dengan kurangnya investasi sudah mempengaruhi pemain," kata Gardner pada Click Liverpool, Senin 11 Januari 2010.
The Reds diperkirakan terjerat utang sebesar 250 juta Poundsterling dengan Royal Bank Scotland. Gillet dan Hicks berani mengajukan pinjaman sebesar itu hanya 11 bulan selepas resmi menjadi pemilik The Reds.
Tadinya uang itu dijanjikan untuk pembangunan stadion baru dan investasi pemain. Namun nyatanya hingga saat ini pembangunan stadion baru tersendat. Satu-satunya investasi pemain yang paling bernilai pun hanya ada Fernando Torres. Sedangkan sisanya -seperti Robbie Keane- dianggap sebagai kesalahan besar yang mahal.
Di paruh musim 2009-2010, The Reds sudah melepas dua pemainnya, Andriy Voronin dan Andrea Dossena, ke Dynamo Moscow dan Napoli. Dana segar yang didapat dari keduanya mencapai 6,5 juta Pound. Jumlah itu masih jauh dari cukup untuk menyeimbangkan buku keuangan The Reds.