VIVAnews - Presiden Bayern Munich, Uli Hoeness geram dengan rumor kesepakatan antara pihaknya dengan Real Madrid untuk melepas Franck Ribery.
"Tak ada kesepakatan apa pun dengan Real," kata Hoeness seperti dilansir koran Suddeutsche Zeitung.
Bayern dirumorkan telah mengikat kesepakatan dengan Madrid untuk melepas Ribery dengan harga fantastis: 88,3 juta dolar AS atau Rp 828 miliar lebih. Bahkan, transaksi itu melibatkan Arjen Robben yang dilepas Madrid sebagai uang muka pembelian Ribery.
"Belum ada tawaran, opsi atau negosiasi untuk Ribery. Kami juga telah membayar transaksi Robben," lanjut Hoeness.
Ini menjadi kabar bagus buat Chelsea, Arsenal dan Manchester City. Trio klub Premier League ini memang sempat dihubungkan dengan penyerang Prancis itu.
Kontrak Ribery di Allianz Arena berakhir pada 2011. Artinya, musim panas depan menjadi kesempatan terakhir Bayern untuk melego pria 26 tahun ini jika tak ingin mendapatkan apa-apa alias Ribery berstatus free agent.
Rencananya, Hoeness akan memperpanjang kontrak Ribery. Meski itu dianggap sangat sulit dengan derasnya tawaran dari klub-klub top Eropa.
"Itu jadi opsi utama kami. Jika masih memungkinkan, kami akan melakukan pembicaraan dan negosiasi," tutup Hoeness.