Pilih Tim Anda
Daftar
Tanpa Frances, Persijap Tetap Menyengat
"Tanpa Pablo, saya akan tetap menerapkan pola baku: 3-5-2," Junaedi.
Senin, 28 Desember 2009, 15:00 WIB
Edwan Ruriansyah

Berita Terkait
Persijap Jepara (blogspot)

VIVAnews - Untuk kali kedua, Persijap Jepara kehilangan bomber Pablo Alejandro Frances. Arsitek Laskar Kalinyamat, Junaedi mengaku tetap optimistis bisa meraih nilai sempurna dari Persebaya Surabaya.

"Kami bukan kali ini saja kehilangan Pablo. Sudah sering. Bahkan, untuk musim ini sudah dua kali. Dan tak banyak pengaruhnya," kata Junaedi kepada GOSport, Senin 28 Desember 2009.

Persijap dipastikan tanpa Frances saat menjamu Persebaya di Stadion Gelora Bumi Kartini, Rabu 30 Desember 2009. Penyerang asal Argentina ini menjalani skorsing satu laga akibat akumulasi kartu kuning.

"Perlu diingat juga, Pablo bukanlah eksekutor yang baik. Ia hanya perusak sekaligus pelayan yang baik. Jadi meski tanpa Pablo, kami tetap membidik tiga poin dari Persebaya,” tegas Junaedi.

Kebugaran striker asal Argentina itu, kata Junaedi, tidak lagi seperti musim lalu lantaran susah diatur. Pablo sering mangkir latihan fisik. Pablo justru memilih bentuk latihan sendiri, yakni fitnes.

Junaedi pun dibuat gerah, namun untuk bertindak keras harus berpikir ulang lantaran manajemen tak punya uang untuk memburu pemain berkualitas sebagai penggantinya. “Ya, jika manajemen memberikan dukungan, saya akan lakukan pertukaran maupun penambahan pemain asing."

"Persijap baru memakai tiga pemain asing. Sekarang, saya dipaksa manajemen untuk membangun sebuah tim kuat dengan materi pemain yang ada. Tidak mudah, itu pasti. Karena tim lainnya punya tongkrongan pemain yang dahsyat. Sebagai pelatih yang selalu mau berusaha akan coba saya lakukan,” katanya.

Untuk mengisi tempat yang ditinggalkan Pablo, Junaedi menyiapkan Johan Juansyah, Noor Hadi dan Eki Nurhakim. Namun, siapa dua bomber yang diturunkan lebih awal, Junaedi masih merahasiakannya. 

Kembalinya Johan dari pelatnas timnas U-23 SEA Games 2009, Laos, membuat Junaedi tenang. “Yang pasti, kendati tanpa Pablo, saya akan tetap menerapkan pola baku: 3-5-2. Kemenangan pun tak bisa ditawar. Kami siap melumat Persebaya walau dibentengi pemain-pemain bagus,” lanjutnya.

Kondisi mental dan fisik Donny Fernando Siregar dan kawan-kawan sedang berada di puncak. Pemicunya, kemenangan 3-0 atas Persema Malang.

Dengan kemenangan tersebut, diyakini kepercayaan diri para pemain tengah berada di puncak. Tren permainan Persijap disebut sudah kembali seperti di awal kompetisi.

Laporan: Daniel Siahaan/GOSport

• VIVAbola

Rating
KOMENTAR ANDA
Belum ada komentar untuk ditampilkan pada artikel ini.
Kirim Komentar
Anda harus Login untuk mengirimkan komentar
atau  
belum memiliki akun vivanews? silahkan mendaftar 
Loading Klasemen...
Loading...
man of the match
Buffon Kiper Terbaik Abad 21
Buffon mengalahkan kiper Madrid, Iker Casillas dan kiper Chelsea, Petr Cech.
soccertainment
Suami Katy Perry Ingin Jadi Direktur West Ham
Brand siap mengelontorkan dana besar untuk membeli saham West Ham.