VIVAnews - Rio Ferdinand melalui badan amalnya yang bernama Live The Dream Foundation menyelamatkan nyawa seorang pemuda 19 tahun bernama Sanchez Ming. Ming mengalami fase berat dalam hidupnya ketika ditolak klub Divisi Championship, Crystal Palace.
Ia kemudian bergabung dengan sebuah gank yang memperkenalkannya dengan obat-obatan dan senjata. Salah satu sahabatnya bahkan tewas dengan leher tertusuk dalam perkelahian antar gank.
Namun sesudah menemukan Live The Dream Foundation, Ming berubah. Ia kini berencana kembali berlatih lagi sebagai pesepakbola dan masuk universitas. Tujuannya satu, yakni menjadi pelatih.
"Tempat saya tinggal sangat keras. Dikelilingi obat-obatan dan sulit untuk mengatakan tidak. Saya pernah lihat senjata api digunakan dan kemudian temanku ditusuk di leher," kata Ming seperti dilansir The Daily Star, Minggu 27 Desember 2009.
Yayasan itu bukan saja sudah membantu Ming. Tapi juga Simeon Jackson, pemain berusia 22 tahun yang kini jadi top skorer bersama Gillingham di League One.
"Saya beruntung bisa menyadari potensi yang saya miliki sebagai seorang pesepakbola. Saya ingin (pemain) yang lain melakukan hal yang sama di bidang apa pun yang mereka kuasai," kata Ferdinand.