VIVAnews - Amunisi Persema Malang tidak lengkap saat menjamu Persipura Jayapura di Stadion Gajayana, Sabtu, 5 Desember 2009. Padahal Laskar Ken Arok berniat untuk memetik poin penuh dari Mutiara Hitam.
Perjuangan berat bakal dilakoni oleh pasukan Subangkit pada lanjutan Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010. Menghadapi jawara bertahan Persipura, Persema harus kehilangan bek tengah Munhar akibat akumulasi kartu kuning.
Di lini depan, Persema juga punya masalah. Striker andalan Brima Pepito Sanusie belum seratus persen sembuh dari cedera. Lutut kiri pemain asal Siera Leone itu masih nyeri bila dipaksakan main.
Subangkit memang masih memiliki pemain pelapis seperti Harmoko dan Jaya Teguh. Namun kualitas kedua pemain ini masih berada di bawah Pepito. Keduanya juga butuh waktu untuk beradaptasi dengan striker Persema lainnya, Jainal Ichwan.
"Perjuangan kami lawan Persipura bakal semakin berat bila Pepito tidak bisa tampil. Namun bagaimanapun kami harus mampu memetik tiga poin di kandang," kata Subangkit.
"Kami masih lihat kondisinya. Kalau memang menunjukkan perkembangan, Pepito akan kami pasang," ujarnya.
Persipura sendiri datang dengan kondisi terluka. Pasalnya, Mutiara Hitam baru saja mengalami kekalahan perdana di ISL 2009/2010. Sriwijaya FC berhasil mengalahkan pasukan Jackson F Tiago 2-1, Selasa, 3 Desember 2009.
04/12/2009