Pilih Tim Anda
Daftar
Lima Nasihat Agar Benitez Tidak Dipecat
Liverpool semakin terpuruk musim ini.
Jum'at, 27 November 2009, 06:36 WIB
Irvan Beka, Zika Zakiya
Berita Terkait


Rafael Benitez (AP Photo/Sang Tan)

VIVAnews - Liverpool semakin terpuruk musim ini. Selain tampil buruk di Premier League, pasukan Rafael Benitez sudah tersingkir dari Liga Champions. Meski menekuk Debrecni 1-0 di Matchday 5, Selasa 24 November kemarin, jumlah poin The Reds tidak cukup untuk bisa lolos ke babak 16 besar.

Ini membuat posisi Rafa -sapaan Benitez- berada di ujung tanduk. Namun, entah pertimbangan apa yang digunakan manajemen Liverpool, hingga saat ini Rafa belum juga dipecat. Sebaliknya di mata fans The Reds, Rafa adalah sosok yang patut disalahkan.

Menurut harian The Independent, Kamis 26 November 2009, ada lima hal yang harus dilakukan sang manajer agar terhindar dari pemecatan.

1. Cari pemain pinjaman pada saat tahun baru
Desember hingga Januari adalah saatnya bursa transfer tahap dua dibuka. Pemain pinjaman -karena The Reds tak punya dana untuk membeli- sangat dibutuhkan saat ini. Beberapa pemain yang dibeli Rafa di awal musim ini dianggap sebagai kesalahan.

Ada dua nama yang dinominasikan sebagai calon pemain pinjaman yang
menjanjikan. Yaitu Mahamadou Diarra dan Rafael van der Vaart.

2. Cari rekanan
Masalah keuangan The Reds bisa teratasi bila ada rekanan yang bisa membantu keuangan klub. Tapi salah satu hal yang harus mereka sebelum menjaring 'teman' adalah kepastian dibangunnya stadion baru. Hingga saat ini, kandang baru Liverpool belum juga rampung.Bahkan atas alasan krisis global, pembangunannya ditunda.

3. Buang pemain yang 'merusak'
Rafa butuh pemain yang bisa membangkitkan semangat rekan-rekannya dan bisa diandalkan. Sayangnya saat ini pemain seperti itu hanya segelintir yang tersisa. Skuad The Reds malah terisi pemain-pemain yang berkoar pada media soal 'rahasia dapur' mereka.

Salah satunya adalah Ryan Babel yang mengkritik metode pelatih Rafa.
Padahal pemain 22 tahun itu bisa datang ke Anfield berkat rekomendasi
sang manajer.

4. Menghentak di Januari
Selepas tersingkir di Liga Champions, Liverpool bisa menghentak di Europa League. Di mana lawan-lawan di kompetisi itu tidaklah seberat di Liga Champions. Selain itu, lawan The Reds di Premier League akhir Desember hingga akhir Januari, bukanlah lawan tangguh.

Big match yang harus diwaspadai Rafa adalah saat melawan Arsenal pada 13
Desember di Anfield dan 9 Februari mendatang di Emirates.

5. Belajar dari Sir Alex Ferguson
Manajer Manchester United itu pernah di posisi lebih buruk dari Rafa. Tahun 2005, Setan Merah didepak Benfica dari Liga Champions. Di Premier League, MU juga mulai dibayangi kebangkitan Chelsea di bawah Jose Mourinho.

Dengan tenang Fergie membeli Nemanja Vidic dan Patrice Evra dengan harga yang relatif murah. Hasilnya di musim itu MU bisa finish di posisi dua di bawah Chelsea.


• VIVAbola   |   Share :  
Rating
Loading Klasemen...
Loading...
man of the match
Giggs Pemain Terbaik Era Premier League
Giggs mencetak berbagai rekor sejak Premier League digulirkan pada 1992.
soccertainment
Barack Obama Tahu Banyak Soal Beckham
"Dia adalah pria langka yang memiliki brand pakaian dalam sendiri."