VIVAnews - Ketua Umum PSM Makassar, Ilham Arief Sirajuddin menyesalkan pengunduran diri Kadir Halid sebagai manajer. Dikatakannya, PSM saat ini butuh perhatian besar dari semua pihak.
Tim Juku Eja, saat ini juga diakui sedang dalam kondisi yang tidak stabil. Dengan demikian, langkah pengunduran diri Kadir merupakan tindakan yang kurang bagus.
”Itu sama saja lari dari tangungjawab. Padahal sebelumnya, Pak Kadir sudah berkomitmen untuk mengembalikan kejayaan PSM Makassar,” kata Ilham.
Ilham mengaku sangat menyayangkan pengunduran diri adik kandung Nurdin Halid, Ketua Umum PSSI itu. Apalagi, kesebelasan kebanggaan PSM Makassar itu sedang dalam kondisi terpuruk. Baik prestasi maupun faktor lainnya.
Seperti gaji pemain untuk bukan November belum dibayarkan. Dengan demikian, Ilham juga kembali mempertanyakan tanggungjawab Kadir, yang sebelumnya menerima jabatan manajer PSM.
"Pak Kadir jangan lari dari tanggungjawab. Apalagi dia juga adalah anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan yang berasal dari daerah pemilihan Makassar," ujar Ilham lagi.
Sebelumnya, Kadir Halid secara tegas menyatakan mundur sebagai Manajer PSM. Ada tiga alasan yang membuat ia harus memilih untuk mundur dari PSM. Salah satunya, komunikasi dengan Pelatih Hanafing yang buntu.
”Selama ini sudah tidak ada komunikasi yang baik dengan Pak Hanafing. Kemudian, andaikan saya harus tetap bertahan, maka saya lebih memilih untuk mengganti beliau,” tambahnya.
Faktor lainnya yang cukup mengganjal Kadir adalah permintaan beberapa pemain PSM Makassar yang menginginkan untuk mundur. Yang terakhir, Kadir merasa komunikasinya dengan Ketua Umum PSM Makassar, Ilham Arief Siradjuddin, dalam sepekan terakhir tidak terjalin baik.
”Pasca Musda Golkar, komunikasi kami jadi agak renggang. Kebetulan pandangan politik kami berbeda saat itu,” tegas Kadir.
Laporan: Rahmat Zeena/Makassar