VIVAnews - Matchday 5 Liga Champions antara Barcelona kontra Inter Milan jadi momen istimewa buat Samuel Eto'o. Bagaimana tidak, ini adalah kali pertama mantan striker Barca itu 'pulang kandang' ke Camp Nou.
Eto'o dijual ke Inter di awal musim 2009-2010. Meski saat itu tidak rela dijual, Eto'o harus rela angkat kaki karena suasana klub yang tidak kondusif lagi.
Bagaimana cara terbaik untuk membalas perlakuan itu? Kalahkan Barca di depan pendukungnya sendiri.
Barca saat ini memang masih berharap-harap cemas akan nasibnya di Liga Champions. Sebagai juara bertahan, Barca hanya bisa duduk di peringkat 3 klasemen sementara Grup F dengan poin lima. Lionel Messi dan kawan-kawan masih kalah dari tim debutan, Rubin Kazan, yang duduk satu level di atas mereka.
Itu membuat Barca wajib menang dalam Matchday kali ini. Bila Barca kalah sedangkan di saat bersamaan Rubin Kazan mengalahkan Dynamo Kyiv, maka juara tahun lalu itu akan tersingkir.
Barca terakhir kali bertemu Inter pada Matchday 2, 16 September 2009. Saat itu, kedua tim sama kuat dengan hasil 0-0 di Giuseppe Meazza, Italia. Di pertemuan kedua musim ini, Barca didukung oleh fakta sejarah di Camp Nou.
Tujuh tahun lalu, El Azulgrana menang telak 3-0 atas Inter juga di ajang Liga Champions. Saat itu, ketiga gol Barca disumbangkan oleh Javier Saviola, Phillip Cocu dan Patrick Kluivert.
Sayangnya, fakta pemain yang fit musim ini malah membelakangi Barca. Tiga pemainnya, Eric Abidal, Yaya Toure dan Rafael Marques dipastikan terjangkit flu babi.
Sedangkan striker utamanya, Lionel Messi, harus diparkir karena cedera. Jadikah ini pemulus balas dendam Eto'o?
• VIVAbola