VIVAnews - Peristiwa handsball yang dilakukan Thierry Henry mendapat reaksi dari sesama rekan setimnya di tim nasional Perancis. Gelandang serang Le Blues Robert Pires mengaku tidak bangga atas apa yang dilakukan Henry.
Meski mengenal Henry bukan sebagai seseorang yang kerap berbuat curang, Pires tak bisa juga memuji kelakukannya. Pasalnya, handsball itu menandakan tidak adanya fair play dalam tim Ayam Jantan --julukan lain Perancis.
"Apa yang sudah dilakukannya (Henry) tidak bisa ditarik lagi. Thierry bukannya curang, tapi saya tak bisa merayakan fakta kalau kami berada di Piala Dunia atas cara yang kami gunakan," kata Pires pada Goal, Jumat 20 November 2009.
Henry melakukan handsball ketika menghadapi Irlandia di babak Play Off Piala Dunia 2010, Rabu 18 November 2009. Sebelum memberi umpan pada William Gallas, Henry menyentuh bola dengan tangan kirinya. Wasit yang tidak melihat meneruskan permainan, bahkan umpan pada Gallas itu berbuah gol.
Itu membuat Irlandia dipastikan absen di Piala Dunia 2010 karena membuat agregat jadi 2-1 untuk Perancis. Selepas pertandingan, Henry mengakui kelakuannya. Namun karena wasit tidak menghentikannya, striker Barcelona itu melanjutkan aksinya.
"Bagaimana Anda bisa puas bila lolos dengan cara seperti ini. Saya yakin hal ini (handsball) akan terus mengikuti rekam jejak Henry," jelas Pires lagi
Atas hal ini, Irlandia Utara meminta tanding ulang pada Otoritas Sepakbola Dunia (FIFA). Namun kemungkinan besar hal itu akan ditolak.