VIVAnews - Marcello Lippi sukses meloloskan Italia ke Piala Dunia 2010. Tapi, Lippi belum pasti menangani Gli Azzurri sepulang dari Afrika Selatan.
Masa depan Lippi dengan juara bertahan Piala Dunia itu akan ditentukan sebelum berangkat ke Afrika Selatan. Hal ini dilansir oleh Federasi Sepakbola Italia (FIGC).
"Hasil memang penting, tapi itu bukan patokan untuk menentukan siapa pelatih Italia usai Piala Dunia," kata Ketua FIGC, Giancarlo Abete kepada televisi Rai seusai Italia menaklukkan Swedia 1-0 dalam laga uji coba.
Spekulasi kencang dihembuskan media Italia. Lippi takkan memperpanjang kontraknya bersama Gli Azzuri yang berakhir seusai PD 2010.
Pria 61 tahun ini akan kembali ke mantan klubnya, Juventus. Lippi bukan menjadi pelatih Juve, melainkan salah satu direktur La Vecchia Signora.
"Jika sudah menentukan nasib Lippi dan Italia, kami akan pergi ke Afrika Selatan dengan tenang," lanjut Abete.
Tampaknya, Abete tak ingin mengulangi kesalahan jelang Euro 2008. Saat itu, masa depan Pelatih Roberto Donadoni tak ditentukan. Akibatnya, Italia tampil buruk di Jerman.
Ancelotti Menolak
Abate tampaknya harus mencari suksesor Lippi jika memang tak berhasrat memperpanjang kontrak. Salah satu kandidat kuat, Carlo Ancelotti justru menolaknya.
"Saya tidak ingin menjadi pelatih Italia, tahun depan. Saya pelatih Chelsea dan masih ingin meneruskan petualangan baru di Inggris," kata bekas gelandang AS Roma, AC Milan dan tim nasional Italia itu kepada Repubblica.
Menurut Calciomercato, nama Carletto paling disukai publik Italia sebagai calon pengganti Lippi. Carletto mendapatkan 43 persen suara, mengungguli Luciano Spalletti (23 persen), Roberto Mancini (22 persen) dan Cesare Prandelli (12 persen).