VIVAnews - Laga bebuyutan antara Real Madrid dan Barcelona bukan hanya terjadi di lapangan hijau. El Clasico terjadi untuk memperebutkan Cesc Fabregas.
Ya, kapten Arsenal itu kembali jadi bahan rebutan dua klub raksasa Spanyol itu. Bahkan sesuai laporan AS, kali ini dijamin lebih seru karena melibatkan kursi presiden Barcelona.
Padahal, laga El Clasico musim ini baru digelar Minggu, 29 November 2009. Tapi, bumbu penyedapnya telah dituang kedua kubu.
Menurut media Spanyol itu, Fabregas disinyalir telah mengikat gentleman's agreement dengan Manajer Arsenal, Arsene Wenger. Isinya Cesc diizinkan meninggalkan Emirates Stadium pada 30 Juni 2010. Inilah kunci panasnya El Clasico di luar lapangan.
Real Madrid siap menaikkan tawaran demi memenangkan perebutan dengan Barcelona. Pasalnya, Presiden Florentino Perez berpikir panjang menyangkut perpanjangan kontrak sponsor.
Real yang sedang bernegosiasi dengan sponsor kostum, Adidas akan menjadikan Fabregas sebagai kartu truf untuk menaikkan nilai kontrak. Pemain 22 tahun ini sekarang menjadi ikon Nike.
Sedangkan kandidat Presiden Barcelona, Sandro Rosell diyakini telah melakukan pembicaraan dengan kubu The Gunners soal Fabregas. Rossel bukan mustahil menjadikan Fabregas sebagai alat kampanyenya.
Madrid lupa jika Rosell adalah mantan pejabat Nike. Ia menjadi figur penting kala mendatangkan Ronaldinho ke Camp Nou pada 2003. Kontak Rossel diharapkan juga bisa membawa Fabregas kembali Catalunya, akademi Cesc dahulu.
Madrid sempat menawar Fabregas, musim panas lalu. Tapi, El Real keberatan dengan banderol Cesc yang dipatok Arsenal yakni 60 juta euro.
Kemungkinan tawaran pembuka Madrid berkisar di harga itu. Bukan mustahil, ini juga akan diikuti kubu El Barca.