VIVAnews - Marcello Lippi kembali membuktikan sebagai salah satu diktator yang sulit dipengaruhi. Saat tekanan publik Italia terus mendesak Lippi memasukkan Antonio Cassano, ia tetap bergeming.
Desakan memasukan Fantantonio ke skuad Azzurri juga terlihat saat Italia menjamu Belanda pada laga persahabatan melawan Belanda. Pendukung Italia yang memadati Stadion Pescara juga membawa pesan khusus buat Lippi.
Salah seorang fan Azzurri tampak mengenakan kostum Superman dengan tulisan 'Cassano in Nazionale.' Tak hanya itu, spanduk-spanduk yang memberikan dukungan buat Cassano juga banyak menghiasi stadion.
Namun, Lippi justru merespon dengan banyolan khasnya. "Saya melepas kaca mata saya saat itu agar tidak melihat apapun," canda Lippi usai pertandingan seperti dilansir Goal.
Lippi memang lebih senang menanggapi kritikan kepadanya dengan banyolan. Tak hanya itu, saat Cassano diberitakan telah memukul putranya, Lippi juga merespon dengan banyolan konyolnya.
Tapi, Lippi tetap bersikukuh bahwa keputusan siapa yang akan berkostum Italia mutlak berada di tangannya, bukan karena intervensi siapapun.
"Saya hanya tersenyum saat melihat tayangan TV yang memperlihatkan seorang dipukul yang dikabarkan anak saya. Atau seorang Superman dengan tulisan di dadanya," pungkasnya.