VIVAnews - Frank Lampard membawa Chelsea ke dalam krisis. Cedera yang didapatnya saat berlatih dengan timnas Inggris bisa membuatnya absen delapan pekan.
Lampard mengalami cedera paha dalam latihan pertama jelang The Three Lions melawan Brasil di Doha, Qatar. Kondisi Lampard menurut laporan tim medis sangat serius.
Inggris langsung memulangkan Lampard dengan penerbangan pertama ke London. Itu agar pemain 31 tahun ini bisa melakukan scan di markas latihan Chelsea, Cobham hari ini.
"Kami telah memulangkan Lampard. Dan Inggris tak memanggil pemain lagi," sebut pernyataan Asosiasi Sepakbola Inggris (FA).
Tanpa Lampard, Fabio Capello semakin pusing saat meladeni Brasil, Sabtu 14 November 2009. Pasalnya, Don Fabio juga kehilangan Glen Johnson, Rio Ferdinand, Steven Gerrard dan Aaron Lennon.
Tapi, itu membawa kabar bagus buat duo Manchester United: Wes Brown dan Michael Carrick yang akan kembali merumput bersama James Milner di sayap kiri. Peter Crouch dan Wayne Rooney akan berduet di lini depan.
Hantu Cedera Chelsea
Chelsea dijadwalkan langsung memeriksa cedera Lampard. The Blues masih berharap kabar positif, meski dibayangi ancaman absen selama delapan pekan atau dua bulan.
Tentu, ini sangat tak diinginkan kubu Stamford Bridge. Apalagi, Lampard masih menjadi kunci skuad Carlo Ancelotti mempertahankan posisi di puncak klasemen sementara Premier League.
Sebelumnya, Ancelotti dipaksa tak memainkan bek sayap kiri, Ashley Cole dalam beberapa pekan terakhir. Ashley mengalami retak tulang kering.
Kabar sedikit menyenangkan hanya kemungkinan pulihnya striker Didier Drogba dari cedera dada yang didapat saat menang atas Manchester United. Saat itu, Drogba dihajar bek MU, Jonny Evans.
Jika benar Lampard absen dua bulan, maka Chelsea akan pincang. Pasalnya, Carletto tak bisa memainkan Drogba, Michael Essien, John Obi Mikel dan Salomon Kalou pada Januari nanti akibat tampil di Piala Afrika.
Carletto kemungkinan akan minta Manajemen The Blues agar mendatangkan pemain baru di bursa transfer musim dingin, Januari 2010. Chelsea akan memanfaatkan penangguhan skorsing FIFA setelah dikabulkannya banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga.