VIVAnews - Striker Lazio Mauro Zarate tengah mengalami kebingungan. Melalui agen sekaligus abangnya sendiri, Sergio, ia menyatakan ditelepon Asosiasi Sepakbola Italia (FIGC). Tujuannya agar Zarate yang asli Argentina mau membela tim senior Italia.
Namun di lain pihak, FIGC merasa tidak pernah menghubungi striker 22 tahun itu. Presiden Giancarlo Abete sendiri baru tahu soal hal ini dari surat kabar. Dalam pernyataannya, Sergio Zarate mengatakan kalau satu setengah bulan lalu Direktur FIGC meneleponnya dan menawarkan kemungkinan adiknya terpilih untuk Gli Azzuri.
"Saya baca berita itu pagi ini dan tercengang dengan pernyataan itu," kata Abete pada Tribal, Kamis 12 November 2009.
"Ini adalah kali pertama saya berada dalam situasi seperti ini. Dan saya benar-benar penasaran ingin tahu siapa sosok yang mengaku dari Federasi kami untuk menghubungi kakak Zarate," jelasnya lagi.
Mauro Zarate memang mencuri perhatian publik Italia dari musim lalu. Saat dipinjamkan ke Lazio dari Al-Sadd, Qatar, pemain berjulukan The Zarate Kid itu mendulang 13 gol dalam 35 pertandingan. Tak salah bila kemudian Biancocelesti meminangnya jadi pemain tetap.
Namun di kancah internasional, Zarate memang belum pernah memperkuat tim nasional Argentina senior. Prestasinya hanya lima kali penampilan bersama Albiceleste U-20. Meski demikian, Zarate termasuk dalam skuad Argentina ketika memenangi Piala Dunia U-20 di Kanada.