VIVAnews - Kompetisi La Liga merupakan favorit bagi para pesepakbola top dari luar negeri Spanyol. Pajak penghasilan yang rendah menjadi magnet yang bisa menarik talenta-talenta sepakbola dari seluruh penjuru dunia.
Namun situasi itu sebentar lagi akan berakhir. Pemerintah Spanyol berniat untuk meningkatkan pajak penghasilan pemain asing yang mendapat bayaran lebih dari € 600 ribu setahunnya.
Semula pajak yang diterapkan hanya 24 persen. Namun tahun 2010, seperti diberitakan BBC, pajak yang harus dibayar meningkat hampir dua kali lipat menjadi 43 persen.
Hal ini mendapat tentangan dari otoritas sepakbola profesional Spanyol, LFP. Menurut LFP, kebijakan ini akan membuat pemain asing berpikir dua kali untuk datang.
Presiden Barca Joan Laporta juga merasa keberatan. Menurutnya pemerintah seharusnya berkonsultasi dulu dengan komunitas sepakbola sebelum menentukan aturan ini.
"Kebijakan itu akan menghancurkan sepakbola Spanyol. Artinya nanti para pemain hebat akan berpikir panjang untuk datang ke sini," kata Laporta.
Kebijakan pemerintah ini akan diterapkan mulai Januari 2010. Pemain yang bergabung sebelum 2010, tidak terkena ketentuan ini. Artinya pemain asing bergaji tinggi seperti Ronaldo, Messi, Ibrahimovic dan Kaka bisa bernafas lega.