VIVAnews - Hasil imbang 1-1 yang diterima Real Madrid saat bertandang ke kandang AC Milan tidak bisa diterima Manuel Pellegrini. Pelatih Madrid itu merasa kalau pihaknya harusnya menang dalam Matchday-4 Liga Champions itu.
Menurut Pellegrini, satu hal yang membuat Madrid gagal mengemas poin penuh adalah penalti Milan di menit 35. Padahal saat itu Madrid sudah unggul lebih dulu lewat gol Karim Benzema di menit 29.
"Di samping karena Milan tidak menciptakan banyak peluang, kami tidak menang kami penalti mengubah Milan," kata Pellegrini selepas pertandingan seperti dilansir Goal, Selasa 3 November 2009 (Rabu dini hari WIB).
"Tujuan kami adalah untuk bisa lolos, tapi saya tidak puas karena kami harusnya menang. Satu poin itu tidak istimewa," tambah sang entrenadore.
Madrid memang tampil lebih agresif dalam laga yang berlangsung di San Siro. Pasukan Ibukota Spanyol itu mencatat 10 tembakan ke arah gawang dibanding Milan yang cuma dua kali.
Namun dalam hal penguasaan bola, Madrid hanya mampu meraih 48 persen. Masih kalah dibanding tuan rumah yang 52 persen menguasai bola.
Ini pula yang membuat Pellegrini kecewa dengan anak asuhnya. Sebab anak-anak Madrid tidak tampil sebaik ketika mereka mengalahkan Getafe dalam lanjutan La Liga akhir pekan lalu.
"Tim ini memiliki sikap positif ketika melawan Getafe. Termasuk ketika kami hanya bermain dengan 10 orang, mereka masih layak untuk menang," ujar Pellegrini.
Hasil imbang membawa Milan dan Madrid tetap dominan di klasemen sementara Grup C dengan poin tujuh. Namun Rossonero masih unggul dalam hal agregat gol dan berhak berada di puncak. Sedangkan Madrid yang kecolongan enam gol dalam empat pertandingan, berada satu strip di bawah Milan.