Pilih Tim Anda
Daftar
Ricuh, Kekalahan PSM dari PSPS di Mattoanging
Dua gol tim Askar Bertuah, julukan PSPS Pekanbaru, diborong oleh pemain asingnya.
Rabu, 4 November 2009, 00:01 WIB
Irvan Beka
Berita Terkait


VIVAnews - Tuan rumah PSM Makassar harus menelan pil pahit setelah menderita kekalahan di Stadion Mattoanging, Gelora Andi Mattalatta, Makassar, Selasa, 3 November 2009. Tim Juku Eja, yang sehari sebelumnya, 2 November 2009, merayakan ulang tahun ke-94, dilibas 1-2 oleh tamunya, PSPS Pekanbaru.

Dua gol tim Askar Bertuah, julukan PSPS Pekanbaru, diborong oleh pemain asingnya asal Kamerun, Dzumafo Epandi Herman. Pemain yang bertindak sebagai kapten kesebelasan ini masing-masing mencetak gol dimenit 42 dan 48.

Proses gol pertama bernomor punggung 9 ini dilakukan setelah melakukan solo run dari garis tengah didaerah kiri pertahanan PSM Makassar. Sebenarnya, pemain-pemain PSM Makassar bisa membendung aksi Dzumafo tersebut, namun kemelut di daerah gawang itu berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Dzumafo. Babak pertama selesai, 1-0 untuk PSPS Pekanbaru.

Pada kick off babak kedua, PSPS Pekanbaru langsung memberikan tekanan terhadap PSM Makassar, yang memang tampil buruk. Hasilnya di menit 48, berawal dari tendangan sudut, Dzumafo kembali memanfaatkan umpan cantik datar. Gawang yang dikawal Syamsidar kembali robek.

Sedangkan gol PSM Makassar tercipta dimenit 83, yang diciptakan oleh striker andalan PSM, Christian Carrasco. Gol yang diciptakan melalui kepalanya itu, memanfatkan umpan lambung dari Syamsul Haeruddin yang juga telah berada di areal penalti PSPS.

Pertandingan yang dipimpin oleh wasit Najamuddin, sempat dihentikan dua kali. Yakni dimenit 65 dan dimenit 73. Keputusan untuk menghentikan pertandingan tersebut setelah Suporter PSM Makassar yang berada di tribun terbuka arah selatan, bertindak anarkis. Para suporter tersebut tidak berbesar hati menerima kekalahan tim kebanggaannya.

Mereka melempari area gawang PSPS Pekanbaru dengan batu, kayu dan botol air mineral. Dzumafo dan kawan-kawan kemudian berkumpul ke tengah lapangan, karena takut terkena aksi lemparan suporter PSM Makassar.

Aksi anarkis juga diperlihatkan penonton di tribun tertutup. Bench, baik PSM Makasar maupun PSPS Pekanbaru, tidak luput dari sasaran lemparan batu dan air mineral. Sejumlah panitia dan penonton sempat menjalani perawatan medis, setelah menderita luka karena lemparan.

Aksi anarkis tersebut berhasil diredam, ketika puluhan personil Brimob diturunkan mengamankan pertandingan. Mereka yang berdiri lengkap dengan tamengnya itu, juga terlihat menyerang para suporter hingga tribun terbuka. Setelah tribun terbuka kosong, pertandingan kembali digelar.

Laporan |Rahmat Zeena/Makassar


• VIVAbola   |   Share :  
Rating
Loading Klasemen...
Loading...
man of the match
Giggs Pemain Terbaik Era Premier League
Giggs mencetak berbagai rekor sejak Premier League digulirkan pada 1992.
soccertainment
Barack Obama Tahu Banyak Soal Beckham
"Dia adalah pria langka yang memiliki brand pakaian dalam sendiri."